Categories: METROPOLIS

Hujan Lebat Masih Berpeluang Terjadi

JAYAPURA-Berdasarkan data kondisi iklim wilayah Papua secara umum dan Kota Jayapura dan sekitarnya secara khusus, saat ini wilayah yang berada pada zona musim masih berada dalam periode musim penghujan.

   Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) WIlayah V Jayapura Hendro Nugroho, S.T.,M.Si.,melalui Kepala Sub Bidang Pelayanan Jasa Ezri Ronsumbre,S.Si., mengatakan, Wilayah yang termasuk pada zona musim antara lain Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura bagian tengah, selatan, dan timur laut, Kabupaten Keerom bagian utara, Kabupaten Sarmi bagian selatan dan tenggara, Kabupaten Waropen, Kabupaten Tolikara bagian utara, timur laut, dan selatan, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Yahukimo bagian barat laut dan utara, Kabupaten Puncak Jaya bagian timur, dan Kabupaten Merauke.

    “Pada periode musim hujan, peluang-peluang kejadian hujan sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi, namun secara klimatologis, puncak musim hujan sudah terlewati pada bulan Januari 2022, sehingga frekuensi kejadian hujan akan menurun secara bertahap hingga memasuki musim kemarau. Informasi awal musim kemarau tahun 2022 akan dirilis BMKG dalam waktu dekat,” ungkapnya, Rabu (16/3) kemarin.

   Berdasarkan perkembangan dinamika atmosfer terkini, diperkirakan untuk sepekan ke depan tanggal 17 hingga 23 Maret 2022, cuaca di wilayah Papua secara umum Cerah berawan hingga hujan ringan. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada tanggal 17-19 Maret 2022 berpeluang terjadi di Waropen, Mamberamo Raya, Nabire, Sebagian besar wilayah Pegunungan Tengah, Mimika, Asmat, Mappi, Boven Digoel, dan Merauke.

   Kemudian pada tanggal 20-23 Maret 2022 berpeluang terjadi hujan sedang hingga lebat di wilayah Biak, Kota dan Kabupaten Jayapura, Keerom, Mamberamo Raya, Waropen, Nabire, sebagian besar wilayah Pegunungan Tengah, Mimika, Asmat, Mappi, Boven Digoel, dan Merauke.

   BMKG selalu mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, apabila terjadi hujan dengan intensitas lebat yang berlangsung dengan durasi lama karena berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, pohon tumbang, dan lain-lain, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah yang rawan banjir maupun longsor seperti di wilayah bantaran sungai maupun kaki gunung/perbukitan.

   Masyarakat juga diimbau untuk senantiasa memperbaharui informasi cuaca mengingat kondisi cuaca sangat cepat berubah. Informasi cuaca dapat diakses melalui media diseminasi Info BMKG Papua melalui Facebook, Instagram, Twitter,Telegram, website Balai Besar MKG Wilayah V, dapat juga menghubungi melalui nomor WA 0812-4806-480 atau mengunjungi UPT BMKG terdekat. (dil/tri)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

12 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

13 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

14 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

15 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

16 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

17 hours ago