“Papua adalah tanah yang diberkahi dengan keragaman suku, budaya, dan agama. Seperti Rasulullah SAW yang membangun masyarakat Madinah dengan persatuan, kita pun harus menjaga Papua sebagai rumah bersama melalui toleransi dan saling menghargai,” ujarnya
Ketua Panitia, Entis Sutisna, melaporkan bahwa peringatan ini dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak. Ia berharap kegiatan tersebut semakin menumbuhkan kecintaan umat kepada Rasulullah SAW.
Acara ditutup dengan tausiah oleh Prof. Dr. Habib Idrus bin Umar Al Hamid, Guru Besar IAIN Fatahul Muluk. Dalam ceramahnya, mengajak jamaah untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan kasih sayang, keadilan, dan persatuan. (dil/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…