

Seorang warga Hamadi Pontong di Kampung Nelayan, saat menyeberangi jembatan dengan penuh hati-hati karena jembatan sudah rusak, baru-baru ini. ( FOTO: Priyadi/Cepos)
JAYAPURA-Jembatan di Kampung Nelayan Daerah Hamadi Pontong memang saat ini sudah sangat membahayakan, karena jembatan sudah mengalami kerusakan parah. Dimana banyak plat besi yang sudah berkarat karena terkena air laut dan berlubang. Kondisi ini membuat masyarakat tidak bisa melewati jembatan itu, jika pun ada tentu butuh nyali besar dan mau ambil resiko.
Menyikapi hal itu, Penjabat Wali Kota Jayapura Dr Frans Pekey, M.Si., mengaku akan melakukan evaluasi untuk dibicarakan kenapa jembatan itu bisa rusak, padahal belum lama pembangunanya dan apa yang harus dilakukan pemerintah dalam penanganannya.
“Nanti kita akan lakukan evaluasi terhadap kerusakan jembatan itu, dan lakukan penanganan bersama ODP terkait seperti Dinas PUPR PKP, Dinas Pariwisata dan Dinas Perikanan, jadi ada lintas dinas yang kita libatkan,’’jelasnya, Kamis (15/9)kemarin.
Selain itu, masyarakat setempat juga diingatkan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, termasuk merawat, mengelola, fasilitas yang sudah dibangun tidak hanya semata-mata tugas pemerintah karena masyarakat juga harus turut serta apalagi jika melihat air laut sudah banyak sampah tentu masyarakat harus bertanggung jawab untuk semua aktif. (dil/tri)
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…