

“Jangan pendekatan keamanan terus yang diutamakan tapi pendekatan dialog untuk menyelesaikan masalah sampai akarnya,”Elbira Rumka
JAYAPURA – Akademisi dari Universitas Cenderawasih (Uncen) Elvira Rumkabu menyebutkan penyelesaian masalah Papua harus sampai pada akar-akarnya agar tidak terulang lagi.
Akar masalah di Papua yakni mulai dari sejarah status politik Papua yang masih menimbulkan kontraversi, kemudian ada kasus pelanggaran HAM yang tidak selesai, kemudian marjinalisasi, kegagalan pembangunan, masalah otonomi khusus dan kini rasisme.
“Saya pikir kalau penanganannya bukan hanya satu dua kali saja, tetapi harus terus menerus, harus jelas misalnya penuntasan kasus pelanggaran HAM yang terjadi,” ujarnya di Jayapura, Jumat, (13/9).
Menurutnya, jika dialog maka pertanyaannya dialognya seperti apa, siapa yang diajak dialog karena Papua ini terfragmentasi, banyak sekali persoalan. Yang paling utama adalah sejarah status politik yang sudah mulai hilang.
“Karena kalau kita lihat dulu, selalu sama pendekatan dari pemerintah untuk menyelesaikan masalah adalah pendekatan keamanan, jadi saya pikir pemerintah harus ada keseriusahan mengenai masalah Papua dan selesaikan sampai ke akar-akarnya,” ujarnya.
Menurut dia, jangan pendekatan keamanan yang didahulukan, tetapi harus ada pendekatan-pendekatan dialogis. Yakni dialog yang dilakukan dengan melibatkan para mahasiswa dan mereka yang hari itu melakukan demo dan bersebrangan.
Ia menambahkan, harus ada keseriusan pemerintah untuk harus mencaritau pendekatan komperenship apa yang mau dilakukan untuk Papua, jangan terus menerus pendekatan keamanan, harus ada pendekatan-pendekatan lain. (oel/gin).
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…
Setelah bencana longsor yang terjadi di Distrik Tagineri, Tanggime dan Bolakme (Banjir), kini giliran Distrik…
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol mengatakan, salah satu alasan nikah…