

Kurang dari sebulan Halte depan Kabesma Uncen, Kembali di Penuh Sampah, Senin (14/7). (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Kurang dari sebulan setelah puluhan mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) dan Komunitas Peduli Lingkungan” menggelar kegiatan kebersihan Halte di sekitar lingkungan kampus. Kini Halte itu kembali dikotori oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
Perilaku yang tidak terpuji itu, seakan menjadi kebiasaan apabila tidak ditangani dengan baik dan memberikan efek jera bagi para pelaku.
Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi, tepatnya di Halte depan Sekertariat Keluarga Besar Mahasiswa (Kabesma) Uncen, Senin (14/7) siang, kumpulan botol Minum keras (Miras) di tempat itu kembali terjadi, sampah plastik dan kertas nasi bungkus berserakan dimana-mana.
Tak hanya itu, selebaran dan coretan yang ada di Halte tersebut kembali terpampang di bagian dinding. Terdapat meja penjual pinang seperti tidak beroperasi lagi. Kondisi inipun sangat disesalkan, pasalnya selebaran dan coretan itu membuat Halte terlihat kumuh, padahal sudah dibersihkan oleh mahasiswa.
“Kalau tidak salah baru dibersihkan satu bulan yang lalu oleh anak-anak mahasiswa. Sudah dikotori lagi, kan jadi jelek kelihatannya” ujar Marlin (53) salah satu penjual pinang di seberang Halte.
Menanggapi itu, Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Dehaling Universitas Cenderawasih (Uncen), Apolos Akmuri mengaku kecewa dengan tindakan oknum masyarakat yang memanfaatkan Halte itu sebagai tempat untuk Miras.
“Jujur kami sangat kecewa, karena kemarin kita susah payah untuk membersihkannya,” ujar Apolos kepada Cenderawasih Pos, Senin (14/7) siang.
Page: 1 2
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…