Categories: METROPOLIS

Sanksi Berat Bagi yang “Bermain” Senjata dan Amunisi

JAYAPURA-Mantan Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan, M.Han menjelaskan selama dirinya menjabat sebagai Komandan Korem 172, tidak ada kasus penjualan amunisi yang melibatkan anggotanya.

  “Yang kemarin kedapatan ada anggota yang kedapatan menyimpan amunisi, sampai sejauh ini yang bersangkutan sudah diperiksa, dan memang dari keterangannya amunisi itu hanya sebatas ingin memiliki saja, tidak ada maksud lain,”katanya kepada Cenderawasih Pos, Selasa (14/6) lalu.

  Namun pihaknya masih mendalami kasus tersebut, amunisi tersebut juga belum diketahui diperoleh dari mana, dan dikumpulkan untuk sebatas memiliki, namun jika ada maksud laiin masih didalami. “Sampai dengan saat ini, yang bersangkutan masih ditahan, dan akan dikenakan sanksi yang berat, proses hukum tetap berjalan,” tambahnya.

  Diakuinya, sanksi yang diberikan pastinya lebih berat tidak sebanding dengan hukuman, hal tersebut berlaku untuk semua anggota yang bermain-main dengan amunisi mapun senjata.(ana/tri)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

7 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

8 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

9 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

10 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

11 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

12 hours ago