

Wagub Papua Selatan Paskalis Imadawa pada Musda dan Pelantikan HKTI Wilayah Kabupaten Merauke, Asmat, Mappi dan Boven Digoel di Merauke, Sabtu (12/9) (foto:Biro Umum Papsel/Cepos)
MERAUKE– Wakil Gubernur Papua Selatan Paskalis Imadawa memberi pesan tegas kepada jajaran Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) di Papua Selatan. Organisasi petani itu diminta tidak berhenti pada konsolidasi kepengurusan, tetapi turun memperjuangkan nasib petani, memperbesar keterlibatan Orang Asli Papua (OAP) dalam sektor pertanian, serta menjaga independensi dari kepentingan politik praktis.
Pesan itu disampaikan Paskalis dalam Musyawarah Daerah (Musda) HKTI Provinsi Papua Selatan yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus HKTI periode 2026–2031 dari Kabupaten Merauke, Mappi, Boven Digoel dan Asmat.
Paskalis menilai HKTI memiliki visi dan misi yang baik. Namun, menurut dia, ukuran keberhasilan organisasi bukan terletak pada pelantikan maupun struktur kepengurusan, melainkan sejauh mana program tersebut benar-benar dirasakan petani di lapangan.
Ia meminta HKTI dibangun sebagai organisasi yang terbuka dan mampu merangkul masyarakat dari berbagai latar belakang. Perhatian khusus juga perlu diberikan untuk mendorong semakin banyak masyarakat asli Papua masuk dan berkembang di sektor pertanian.
“Harus merangkul. Sehingga HKTI ini akan menjadi wadah yang inklusif, wadah yang terbuka untuk semua etnis, semua agama, semua suku dan semua bahasa,” kata Paskalis.
Page: 1 2
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…