Dengan demikian, tantangan terbesar Mari-Yo bukanlah memulai pemerintahan baru, melainkan memulihkan kepercayaan yang telah lama terurai. Arah kepemimpinan ke depan akan sangat ditentukan oleh sejauh mana pemerintah mampu membangun tata kelola yang terbuka dan partisipatif.
“Dimana kebijakan publik menjadi ruang pertemuan antara negara dan masyarakat, yang diorientasikan pada pemecahan masalah nyata, bukan sekadar pengulangan prosedur birokratis tanpa makna substantif.,” pungkasnya. (jim?tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
"Pelaksanaan ekstraksi dan cellebrite terhadap barang bukti berupa tiga buah telepon seluler, dua milik korban…
Korban diduga terjatuh ke sungai saat hendak memperbaiki tali jangkar kapal. Kejadian tersebut dilaporkan kepada…
Ribka menyampaikan hal tersebut dalam rapat evaluasi penyaluran Dana Otsus dalam keterangannya di Jakarta, Kamis,…
Korban ditemukan dalam kondisi selamat pada Kamis pagi (6/8), setelah perahunya karam dihantam ombak besar…
Marince, salah seorang orang tua murid, mengaku lega dan bahagia karena anak-anak akhirnya bisa kembali…
Skema transmisi ini merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk menekan tingkat impor bahan bakar fosil…