

Tim Operasi Sikat Cartenz II-2025, saat menggelar Patroli di Kota Jayapura, akhir pekan kemarin. (foto:Humas Polda)
JAYAPURA-Memasuki hari ke-12 pelaksanaan Operasi Sikat Cartenz II-2025, personel Subsatgas Samapta Satgas Preventif terus menggencarkan kegiatan patroli malam di wilayah hukum Kota Jayapura. Upaya ini bertujuan menekan angka kriminalitas serta peredaran minuman keras (miras) dan narkotika di wilayah ibu kota provinsi Papua tersebut.
Dalam patroli yang berlangsung Sabtu (11/10) malam hingga dini hari, petugas berhasil mengamankan tiga orang pelaku yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja dan senjata tajam (sajam) di kawasan Tanah Hitam, Distrik Abepura.
Patroli malam itu dipimpin langsung oleh Kasubsatgas Samapta IPDA La Saharudin Oge bersama personel Subsatgas Samapta. Tim bergerak menyusuri sejumlah titik yang dikenal rawan tindak kriminal, di antaranya belakang Rumah Sakit Bhayangkara, BTN Skyline Kotaraja, Jembatan Merah, dan Tanah Hitam.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 21.00 WIT dengan apel kesiapan di pos komando. Setelahnya, personel melakukan patroli dialogis, menyapa masyarakat, sekaligus memberikan imbauan kamtibmas agar bersama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan penertiban terhadap warga yang mengonsumsi miras di tempat umum. Miras hasil temuan tersebut kemudian dimusnahkan di lokasi sebagai bentuk penegakan aturan.
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…