Categories: METROPOLIS

Pj Sekda: Tindaklanjuti Pesan WhatsApp KPK RI!

JAYAPURA-Penjabat Sekda Kota Jayapura, Robby Kepas Awi meminta kepada seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah Sekretaris Kepala Bidang dan juga staf termasuk bendahara di masing-masing organisasi perangkat daerah Kota Jayapura supaya menindaklanjuti pesan melalui WhatsApp yang disampaikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

  “WA yang disampaikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi kepada masing-masing OPD mulai dari Pimpinannya, sekretaris, Kepala Bidang dan juga staf dan bendahara OPD tertentu , supaya segera mengisi dan melaporkan. Isi saja dan laporkan,” kata Robby Kepas Awi, dalam arahan apel pagi di lapangan apel kantor Wali Kota Jayapura, Senin (14/8).

  Sementara itu, Inpektur Kota Jayapura, Muchlis Kharim saat dikonfirmasi cenderawasih pos, menjelaskan, mengenai WA atau pesan dari pihak KPK itu, sebelumnya pihaknya melakukan pendataan dan mengirimnya ke KPK. Data-data pegawai maupun beberapa pihak terkait lainnya yang dikirim oleh inspektorat kota Jayapura itu kemudian oleh KPK diacak.

  Pihaknya mengirimkan data pegawai, pengguna layanan, serta pelaku usaha yang menjadi mitra kepada KPK. Selanjutnya, data tersebut dipilih secara acak untuk dijadikan responden dan dikirimi tautan survei baik melalui WhatsApp blast maupun email blast.

“Sekarang mereka keluarkan lagi pesan wa dari berapa ribu data yang kita kirim ke sana, mereka acak nama-nama itu.  Karena ada tiga kategori penilaian,” jelasnya.

  Lanjut dia, Survei Penilaian Integritas (SPI) 2023 merupakan survei untuk memetakan risiko korupsi dan kemajuan upaya pencegahan korupsi yang diselenggarakan oleh KPK. Survei ini bertujuan membantu organisasi atau lembaga menciptakan lingkungan kerja yang transparan, akuntabel, adil, serta bebas Korupsi.

  “Survei ini dibagi menjadi tiga jenis responden yaitu Internal mencakup pegawai ASN atau Non-ASN, Eksternal mencakup masyarakat atau Pengguna Layanan, dan Eksper mencakup Pakar, Ahli dan Stakeholder. Perubahan yang diharapkan adalah berkurangnya risiko korupsi, layanan publik lebih baik,” tambahnya. (roy/tri)

newsportal

Recent Posts

Target Tahun 2028, Matangkan Persiapan dari Administrasi, Regulasi hingga Anggaran

Kewenangan pengelolaan sekolah SMA/K di Papua seolah seperti permainan ping pong, antara pemerintah kabupaten/kota dengan…

1 day ago

Rawan Cerai, Anak Muda Jangan Buru-buru Menikah

Pernyataan ini menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan formal atau pemenuhan tradisi, melainkan komitmen jangka…

1 day ago

Jelang Kunjungan Mendagri Kabupaten Jayapura Benahi Wajah Daerah

Dalam arahannya, Haris Yocku meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat melakukan penataan kawasan…

2 days ago

Warga Diminta Kesadaran Bayar Retribusi Sampah

Untuk mendukung operasional pengangkutan sampah tersebut, pemerintah menetapkan biaya retribusi. Pares menekankan bahwa nilai nominal…

2 days ago

Temukan Kecurangan Distribusi BBM, Warga Diminta Lapor

rea Manager Communication Relations and CSR Papua Maluku Ispiani Abbas mengimbau masyarakat untuk turut berperan…

2 days ago

Kebobolan, Sejumlah Tahanan Lapas Abepura Kabur

Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…

2 days ago