

Tim Pemadam Kebakaran Kota Jayapura saat berusaha memadamkan api, di Perumnas I WAena, Sabtu 3 Mei 2025 lalu. (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jayapura mencatat sebanyak 45 kasus kebakaran terjadi di wilayahnya sepanjang Januari hingga memasuki Juli 2025. 43 diantaranya kasus kebakaran fasilitas umum dan perumahan. Mayoritas kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Sementara dua (2) diantaranya kasus kebakaran lahan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Jayapura, Dr. Robert Johan Betaubun melalui sekretarisnya, Margaretha Veronika Kirana, kepada Cenderawasih Pos pada, Jumat (11/7).
Veronika menjelaskan bahwa berbagai pemicu kebakaran tercatat sepanjang semester pertama tahun ini, mulai dari kompor gas, peralatan listrik rumah tangga, hingga human error.
“Dari total 45 kasus kebakaran itu, 43 di antaranya kasus kebakaran gedung atau rumah. Kebakaran hutan sebanyak dua (2) kasus. Berbagai jenis penyebabnya seperti karena korek api, obat nyamuk, dan faktor lainnya,” jelas Veronika.
Page: 1 2
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…