Categories: METROPOLIS

Pemilih Milenial Jangan Golput

Gerakan Sadar Pemilu bagi generasi millennial provinsi Papua yang digelar di Taman Imbi, Sabtu (13/4) malam lalu.( FOTO : Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Dua hari jelang Pemilu KPU dan Bawaslu Papua yang nampaknya belum begitu tenang, pasalnya ada kekhawatiran pemilih pemula atau yang lebih beken disebut pemilih mileniel masih acuh dengan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

 Ya, berdasarkan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) secara nasional, 40 – 50 persennya merupakan pemilih pemula. Namun, sebagian besarnya belum menyadari perannya dalam sukses pembangunan demokrasi di tanah air.

 Alhasil, karena situasi inilah, bersama Bawaslu Provinsi Papua, KPU Provinsi Papua menggelar Gerakan Sadar Pemilu yang khusus diperuntukkan bagi generasi millennial di Provinsi Papua. Kegiatan ini digelar di Taman Imbi, Sabtu (13/4) malam lalu.

“Tujuannya, kita sosialisasi dan memberikan pendidikan Pemilu bagi pemilih pemula yang tidak lain merupakan generasi millennial. Mereka ini punya potensi suara, namun masih terkesan malas tahu. Makanya, kita tidak mau dari potensi ini, mereka malah golput,” ujar Ketua KPU Provinsi Papua, Theodorus Kossay, Sabtu (14/4) lalu.

 Oleh sebab itu, dalam kegiatan tersebut, semua kelompok millennial dari semua lapisan organisasi pemuda, termasuk berbagai komunitas yang ada diundang untuk diberikan sosialisasi pentingnya menyalurkan hak politiknya dalam Pemilu dengan datang ke TPS dan melakukan pencoblosan terhadap salah satu peserta Pemilu, baik Pilpres maupun Pileg.

 “Generasi millennial yang telah memiliki hak politik untuk memilih ini sedang diincar karena potensinya. Dalam hal ini, potensinya menjadi agen perubahan, di mana suara mereka menentukan masa depan Indonesia,” sambungnya.

Menambahkan, Komisioner Bawaslu Papua, Ronald Manoach, menyebutkan bahwa memang sudah saatnya bagi kaum millennial untuk peduli terhadap demokrasi di Indonesia. Bukan apa, sebab, menurutnya, dewasa ini kualitas demokrasi di Indonesia mulai merosot.

Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin, yang hadir pula dalam kesempatan itu menyebutkan bahwa persoalan Pemilu bukan sekedar pemilihan biasa saja, melainkan awal untuk menentukan perjalanan bangsa Indonesia.

“Kita tidak boleh salah pilih, melainkan harus memilih berdasarkan pilihan hati nurani, yang menurutmu dapat mewakilimu di lembaga legislatif, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, maupun tingkat pusat, termasuk pula dalam pemilihan Dewan Perwakilan Daerah RI. Serta, yang paling utama ialah Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI,” ujar Irjen Pol Martuani Sormin.

 Sementara diitempat terpisah Ketua KPU Kota Jayapura, Oktavianus Injama mengatakan bahwa saat melakukan pemilihan nanti para pemili pemula tetap harus mengunakan KTP dalam mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pencoblosan di TPS masing-masing.

“Untuk mengikuti pencoblosan pemilih pemula harus mempunyai KTP, jika tidak mempunyai KTP dipastikan tidak akan bisa ikut memilih,” kata Oktavianus Injama kepada Cenderawasih Pos Sabtu (13/4) lalu.

 Ketegasan yang dimaksud oleh KPU Kota Jayapura adalah untuk menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan, karena jika tidak mengunakan KTP kita tidak bisa pastikan apakah peserta tersebut betul pemili pemula atau bukan, dan hal tersebut takutnya akan menjadi peluang bagi oknum-oknum yang ingin memainkan kepentingan peribadinya saat pemilihan berlangsung. (gr/kim) 

newsportal

Recent Posts

OPD Diingatkan Jangan Kerja Ketika Injury Time

Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…

23 hours ago

Selecao Wajib Waspadai Singa Atlas

Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…

24 hours ago

Gunakan Sebo Buff, Delapan Anggota OPM Cium Merah Putih

Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…

1 day ago

Disosialisasikan, Rencana Pembangunan Bandar Antariksa Mendapat Dukungan

Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…

1 day ago

Pendistribusian BBM Diawasi Polisi

Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…

1 day ago

Belum Ada Razia Lagi, Kendaraan Modifikasi Tangki Kembali Ikut Antrian Pengisian BBM

Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…

1 day ago