Categories: METROPOLIS

Pemkot Diminta Update Kasus Dugaan Penimbunan BBM

JAYAPURA – Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw, mengapresiasi langkah tegas Pemerintah Kota Jayapura dibawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota Rustan Saru, khususnya melalui pembentukan Tim Keamanan Terpadu (Garnisus).

Menurut Barend, kehadiran Tim Terpadu ini menjadi salah satu program unggulan Pemkot Jayapura dalam memperkuat pengawasan dan menjaga ketertiban di wilayah kota. Dalam beberapa waktu terakhir, Tim ini mengungkap dugaan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) yang melibatkan oknum angkutan umum.

“Dalam inspeksi mendadak yang dilakukan, tim menemukan berbagai modus penimbunan BBM, mulai dari modifikasi tangki kendaraan angkutan umum menjadi berkapasitas besar hingga penggunaan mobil boks yang dimodifikasi menyerupai tangki BBM,” ungkap Barto saat ditemui Cepos di kantor DPR, Selasa (13/1).

Ia menilai, temuan tersebut merupakan langkah awal yang sangat baik dalam upaya pengawasan distribusi BBM di Kota Jayapura. Namun demikian, Barend menegaskan bahwa hingga saat ini masyarakat masih menunggu kejelasan tindak lanjut dan hasil akhir dari sidak tersebut.

“Setelah sidak dilakukan, publik belum mendapatkan informasi lanjutan. Masyarakat menunggu ending dari penanganan kasus dugaan penimbunan BBM ini,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

7 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

8 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

9 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

10 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

11 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

12 hours ago