Categories: METROPOLIS

Perjuangkan Ekonomi Kerakyatan Masyarakat Pesisir

JAYAPURA-Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Jan Jap Ormuserai menyampaikan bahwa hingga kini pihaknya masih terus mengawal pertumbuhan ekonomi kerakyatan bagi masyarakat yang tinggal kawasan pesisir. Salah satu bentuk yang bisa dilakukan adalah memproteksi Kawasan hutan khususnya bagi kaum perempuan di Kampung Engros dan Tobati.

  “Satu hal yang penting adalah  membahas persoalan perekonomian dimana kami juga memaparkan soal UMKM bagi masyarakat khususnya yang tinggal di pesisir. Kemudian upaya untuk memproteksi Kawasan hutan yang ada di kawasan Teluk Youtefa  terutama yang digunakan mama-mama untuk aktifitas dalam hutan mangrove,”  kata Ormuserai di sela – sela rapat kerja Komisi II DPR  Papua dengan mitra Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Papua di Hotel Grand Tabi, Entrop, Rabu (14/6).

  Kata Ormuserai keberadaan hutan mangrove di Teluk Youtefa  yang menjadi dapur dan tempat mencari bagi perempuan di kampung saat ini sedang dalam posisi terancam karena terjadi perambahan. 

Ini juga menjadi laporan dari dinas kehutanan kepada Komisi II untuk sama – sama dikaji soal regulasi yang sudah ada untuk sama – sama memproteksi kawasan yang masih tersisa.

“Kami harapkan ada penegakan aturan, perda memang sudah ada tapi tidak konsisten dilaksanakan. Kami menunggu ada konsekwensi dari banyaknya aktifitas di kawasan tersebut sebab seharusnya tidak dilakukan aktifitas  apalagi pembangunan karena kebanyakan tidak memiliki sertipikat,” tegas Ormuserai.

Ia menyatakan penting menjaga hutan yang masih tersisa untuk memastikan mama – mama atau perempuan di kampung bisa tetap mencari dan menghidupi keluarganya.

Jika hutan terjaga kata Ormuserai akan muncul pengembangan ekonomi bagi masyarakat karena masyarakat Papua bisa hidup dari sumber daya alam yang dimiliki. Selain itu dengan terjaganya hutan bakau maka bisa menjadi penyumbang blue carbon bagi lingkungannya.

“Jadi pengembangan lingkungan dan pengembangan ekonomi masyarakat ini menjadi focus kami termasuk instruksi penjabat gubernur untuk mensuport event Sail Teluk Cenderawasih dimana kami juga akan memberdayakan masyarakat di kawasan pesisir yang akan mengadakan event tersebut,” tutupnya. (ade/tri)

newsportal

Recent Posts

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

56 minutes ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

2 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

14 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

22 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

23 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

1 day ago