“Pasti orang banyak datang belanja di pasar, dengan begitu pasti pemerintah bisa lebih maksimal untuk menarik retribusi dan pasti orang akan selalu suport, karena konsep pasarnya nyaman untuk orang datang. Mereka yang berjualan juga merasa diperhatikan,” katanya.
Selanjutnya, Alex yang sehari-harinya berjualan sayuran dan buah juga mengeluhkan kondisi serupa. Padahal, pemerintah sudah membangun gedungnya dan tempat jualan bagi para pedagang, hanya saja untuk masalah akses jalan di dalam pasar ini masih saja dibiarkan begitu saja. Kesulitannya tidak saja dirasakan pada saat musim hujan, tetapi juga pada musim panas Area jalan dipenuhi dengan debu yang berasal dari jalanan tersebut.
“Sehingga kadang-kadang kami punya jualan ini kalau sudah berdebu begitu pasti orang tidak mau beli, begitu juga musim hujan ada becek, air ada di mana-mana, pasti orang malas datang ke sini,” katanya.
Sementara itu, Kadis PU Kota Jayapura, Nofdi J. Rampi sebelumnya mengungkapkan telah merencanakan pekerjaan ruas jalan dalam pasar tersebut sepanjang 400 meter di mana pekerjaannya akan dilakukan secara bertahap. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…