Manfaat pemahaman alur rujukan ini dirasakan langsung oleh Salomonina Diana Nerotouw, peserta JKN Kelas 3 yang menjalani persalinan normal di RSUD Yowari. Ia mengaku tidak mengalami kendala karena mengikuti alur pelayanan sesuai ketentuan.
“Kalau kita paham alurnya dan kepesertaan aktif, berobat jadi tenang dan tidak ribet,” ujarnya.
Hernawan berharap pada tahun 2026 masyarakat Papua semakin memahami sistem rujukan JKN sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.
“Dengan memahami alur rujukan, proses berobat tidak terkendala sehingga peserta dapat merasakan manfaat JKN secara optimal, aman, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…