

Salah satu taxi atau angkota kota yang terpaksa diderek karena kedapatan parkir liar di kawasan Entrop baru-baru ini. (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jayapura terus meningkatkan pengawasan dan penertiban terhadap praktik parkir liar yang kerap mengganggu kelancaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan dalam kota.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jayapura, J. Sitorus, menegaskan bahwa penindakan dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Setiap pelanggaran akan dicatat dan dikenakan sanksi secara bertahap.
“Untuk pelanggaran pertama pasti ada teguran lisan, namun untuk selanjutnya kendaraan akan kami derek dan ditahan selama tujuh hari. Semua data pelanggar kami input dalam sistem,” ujar Sitorus ke Cenderawasih Pos, Senin (12/1).
Ia menjelaskan, bagi pengendara yang kembali melakukan pelanggaran untuk kedua kalinya, Dishub akan menerapkan sanksi yang lebih berat. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk efek jera sekaligus upaya menertibkan lalu lintas kota.
“Jika ditemukan pelanggaran berulang, sanksinya akan lebih tegas. Khusus untuk angkutan umum, sanksi terberat adalah pengalihan pelat kuning menjadi plat hitam,” tegasnya.
Sitorus mengungkapkan, hingga saat ini Dishub Kota Jayapura telah menderek sekitar 25 kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, yang kedapatan parkir sembarangan di lokasi terlarang.
Page: 1 2
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…