Categories: METROPOLIS

Soal Dana Otsus, Frans Pekey Warning OPD

JAYAPURA– Penjabat Wali Kota Jayapura, Dr Frans Pekey, mewarning semua  organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelola  dan otonomi khusus (Otsus) tahun 2023 agar hati-hati. Pekey tidak ingin kesalahan yang sama di tahun lalu terkait tidak maksimalnya penyerapan dana Otsus di salah satu Dinas di Pemkot Jayapura, kemudian berujung pada pengurangan alokasi anggaran dana Otsus di 2024 sekitar Rp 4 miliar.

  “Sejak awal tahun anggaran sudah saya tekankan, sudah saya ingatkan, bahwa hati-hati dalam pengelolaan dana Otsus, Dana Alokasi Khusus, yang  regulasinya sudah jelas.  Kalau terlambat salur, terlambat serap ada sanksinya. Ada sanksi administrasi dan pengurangan anggaran. Jadi itu sudah sejak awal tahun terus kita ingatkan, pimpinan OPD sangat  tahu dengan baik. Makanya tahun 2023 ini kita ingatkan karena pengalaman tahun yang lalu ada OPD yang tidak tersalur semuanya,” jelasnya.

   Akibatnya di tahun 2024 nanti ada pengurangan alokasi Dana Otsus di Pemkot Jayapura sekitar Rp 4 miliar.  Dia mengaku agar kesalahan yang sama tidak terulang lagi dan berimbas terhadap besar anggaran yang diterima oleh Pemkot Jayapura, maka hal ini menjadi perhatian serius.

  Pihaknya terus mengingatkan kepada setiap pimpinan OPD selaku pengelolaan anggaran.  Meskipun diakuinya penyerapan anggaran di masing-masing OPD itu tidak mungkin 100%. Realisasi  perencanaan dengan realisasinya itu sering ada selisihnya. Paling tidak itu di atas 95 persen sampai dengan akhir tahun ini.

   “Dalam waktu dekat kita akan lakukan evaluasi untuk triwulan ketiga,” ujarnya.

Diketahui dalam pelaksanaan evaluasi triwulan kedua beberapa waktu lalu penerapan dana otsus di pemkot Jayapura juga masih dibawa target. Karena itu, pihaknya berharap, agar waktu yang tersisa ini benar benar dimanfaatkan. (roy/tri)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

42 minutes ago

Pengunjung Kurang, Pendapatan Pengelola Pantai Hamadi Merosot

   Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…

6 hours ago

Festival Port Numbay 2026 Promosikan Potensi Kampung Wisata

   Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, mengatakan Festival Port…

8 hours ago

Tingkatkan Daya Saing UMKM, Pemkot Perkuat Legalitas dan Manajemen

Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)…

9 hours ago

Disiplin dan Berintegritas Kunci Pelayanan Publik Berkualitas

  Menurut Abisai, ASN merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, setiap pegawai dituntut untuk…

10 hours ago

Lomba Gerak Jalan HUT RI  Disambut Antusias 

   Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Jayapura, Bobby Johanis Enos Awi,…

11 hours ago