

SENTANI- Wali Kota Jayapura DR Benhur Tomi Mano mengatakan rencana Presiden Jokowi membangun istana kepresidenan di Provinsi Papua merupakan keputusan tepat yang bertujuan untuk mempercepat pelayanan, merealisasikan perhatian pemerintah pusat. “Itu akan mempercepat pelayanan, perhatian pemerintah pusat lewat pembangunan pembangunan yang dibangun, juga pelayanan dipercepat,” ungkapnya.
Selanjutya jarak Papua dan Jakarta yang sangat jauh memungkinkan Presiden Joko Widodo untuk memutuskan pembangunan istana Presiden di Papua sebagai perwakilan pemerintah pusat di Papua agar rentang kendali pelayanan kepada masyarakat bisa dipercepat.
“Jadi kita tidak lagi membuang dana yang besar ke Jakarta, tetapi gedung yang dibangun itu mempermudah pelayanan, dengan mempersingkat waktu juga biaya. Selain itu adanya pemerataan pembangunan bisa lebih terfokus,” beber BTM.
Menurutnya setelah Presiden menyetujui membangun istana maka langkah selanjutnya yakni kajian kelanjutan, istana akan berdiri dimana, bagaimana keamanan presiden nantinya dan sebagainya. “Harus dibuat kajian, istana itu akan berdiri dimana. Bagaimana dengan pelayananya, jarak ke daerah perbatasan dan ke kota bagaiamana. Kemudian bagaimana tentang keamanan mengenai gedung itu dibangun,” tambahnya. (roy/wen)
Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…
Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…
Pemerintah Provinsi Papua Barat telah meningkatkan status penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari siaga…
Pengembangan Pelabuhan Merauke terus dipersiapkan seiring meningkatnya aktivitas dan trafik angkutan barang. Saat ini, pengembangan…
Koordinator Umum, Bertho Nayak Entama, menegaskan bahwa proses CASN Formasi 2024 telah berjalan cukup lama,…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…