Categories: METROPOLIS

Selesaikan Kuliah Baru Kembali ke Papua

Ketua DPR Papua, DR Yunus Wonda

Yunus Wonda: Anak-anak Papua Harus Tetap Kuliah 

JAYAPURA –  Beberapa hari setelah kasus ujaran rasis mencuat di Surabaya, beberapa daerah di Papua dan Papua Barat  bergejolak. Terjadi aksi demontrasi dimana – mana  menolak isu rasialis. Bahkan kondisi terkini adalah persoalan kepulangan ribuan mahasiswa Papua yang kuliah di luar Papua. Kepulangan mahasiswa ini bukan isapan jempol mengingat saat ini sudah ratusan orang yang telah kembali. Pemerintah Papua juga nampaknya ikut kesal dengan ujaran rasis dan spontan mengeluarkan pernyataan yang kesannya memberi dukungan atau angin segar agar mahasiswa Papua ditarik kembali ke Papua akibat ketidaknyamanan di kota studinya. 

 Namun belakangan ini kembalinya mahasiswa dari berbagai provinsi ini justru dianggap menimbulkan persoalan baru yang akan berdampak pada masa depan dan SDM  generasi muda Papua saat ini. Gubernur Papua, Lukas Enembe yang sempat mengeluarkan statemen siap menarik mahasiswa Papua jika situasi tak kondusif kini ikut dipusingkan. Yang terbaru adalah penyampaian Ketua DPR Papua, DR Yunus Wonda yang juga mengeluarkan imbuan agar anak – anak Papua baik pelajar maupun mahasiswa yang sudah di Jayapura bisa kembali ke kota studi masing-masing dan melanjutkan pendidikannya. 

 “Hasil rapat pada Rabu kemarin kami berharap anak-anak yang studi di luar jangan kembali dulu ke Papua. Selesaikan kuliah baru kembali,” kata Yunus Wonda usai memimpin rapat Bamus DPR yang digelar Rabu (11/9). Namun untuk mereka yang sudah terlanjur sampai di Papua ataupun Jayapura diharapkan bisa kembali ke kota studi masing-masing. Apalagi lanjut Yunus saat ada jaminan keamanan yang diberikan oleh pemerintah di masing-masing daerah termasuk dari TNI Polri. Meski dirasa sulit jika secara mendadak diminta kembali ke kampus, Yunus berpendapat bahwa ada baiknya pemulangan ini dilakukan setelah 1 atau 2 minggu setelah mahasiswa berkumpul dengan keluarga.

 Yang jelas DPRP menaruh harap agar mahasiswa yang pulang ke Papua bisa kembali tetap kuliah. Meski demikian pihaknya mengembalikan keputusan tersebut kepada masing-masing yang bersangkutan. “Harapan kami adalah tetap kuliah karena nantinya akan berkaitan dengan masa depan dan SDM Papua tapi jika tetap tidak mau ya kami juga tak bisa memaksakan,” katanya. (ade/wen)

newsportal

Recent Posts

Temuan Pemborosan Anggaran Jadi Perhatian DPRP di APBD Perubahan

   Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, mengatakan pembahasan tindak lanjut akan dilakukan oleh masing-masing…

8 hours ago

DPR Kota Jayapura Tetapkan 12 Raperda Dibahas Tahun Ini

  Regulasi ini mencakup empat (4) Raperda kategori APBD dan Delapan (8) Raperda Non-APBD guna…

9 hours ago

Mantan Bendahara Bunda PAUD Papsel Divonis 4 Tahun Penjara

Putusan Majelis Hakim Tipikor Jayapura tersebut  lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya yang…

10 hours ago

Pergaulan Bebas dan Faktor Ekonomi Jadi Penyebab 1000 Lebih Anak Berhenti Sekolah

  Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…

11 hours ago

Stok Obat Menipis, Pelayanan Puskesmas Mopah Baru Terancam Terganggu

Kepala Puskesmas (Kapus) Mopah Baru Severina SH. Wiratwanti menyampaikan, stok obat, terutama jenis obat yang…

12 hours ago

Kemarau Panjang di Papua Pegunungan, Sejumlah Sumur Bor Milik Warga Mulai Mengering

Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan musim kemarau di wilayah Papua Pegunungan ini dimulai dari…

13 hours ago