Categories: METROPOLIS

Siapkan 1.000 Peserta Didik pada Peringatan HAN 2024

JAYAPURA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura akan menyiapkan 1.000 peserta didik jenjang SD dan SMP pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2024 yang dipusatkan di Sentani, Kabupaten Jayapura.

  Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peringatan Hari Anak Nasional 2024 yang akan berlangsung di Istora Papua Bangkit, Sentani, akan ditampilkan tarian kolosal asal Papua.

   “Di mana total peserta tarian itu sebanyak 2.000 orang dan Kota Jayapura menyiapkan 1.000 siswa sementara Kabupaten Jayapura seribu siswa,” katanya di Jayapura, Selasa (11/6).

   Menurut Majid, peserta tarian dari Kota Jayapura ialah peserta didik kelas V dan VI kemudian kelas VII dan VIII sehingga saat ini semua siswa yang terpilih sementara melakukan tahapan persiapan.

  “Karena rencananya tarian kolosal Papua dalam rangka memperingati HAN 2024 itu akan dicatat dalam rekor MURI,” ujarnya.

   Dia menjelaskan pihaknya mendukung penuh pelaksanaan HAN 2024 yang dipusatkan di Kabupaten Jayapura di mana hal tersebut merupakan instruksi langsung dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.

   “Ini merupakan agenda nasional yang dilakukan di Jayapura sehingga sebagai tuan rumah sudah tentu kami harus mendukung kegiatan tersebut,” katanya lagi.

  Dia menambahkan peringatan HAN 2024 yang rencananya akan berlangsung di Istora Papua Bangkit tersebut rencananya akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. (antara)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos   

Juna Cepos

Recent Posts

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

55 minutes ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

2 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

14 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

22 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

23 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

1 day ago