Menurutnya, perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang, justru menjadi kekuatan dalam membangun kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat. “Kegiatan ini bukan hanya soal lomba, tetapi juga mempererat persatuan. Kita bangga karena toleransi di kota ini terus terjaga dengan baik,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Wali Kota Jayapura ini.
ABR berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat, sekaligus memperkuat harmoni sosial dan nilai-nilai kebersamaan di Tanah Papua.
“Setelah ini kita akan gelar lomba qasidah untuk umat muslim dan jurinya nanti dari Kristen,” tutup ABR. (ans/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Suster Yosephin Temelap mengatakan, api muncul dengan cepat diduga dari area dapur. Saat itu aktivitas…
Pemerintah Provinsi Papua menyatakan produksi telur ayam di empat kabupaten kini telah melampaui kebutuhan harian…
Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C., Uskup…
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, mengatakan Festival Port…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)…