Categories: METROPOLIS

Para Terdakwa Tak Melakukan Pengrusakan Seperti Dakwaan JPU

Para terdakwa kasus kerusuhan Jayapura, bersalaman dengan Penasehat Hukum (PH),usai persidangan dengan agenda pembacaan nota pembelaan di PN Kelas 1A Jayapura, Rabu (12/2) kemarin. ( FOTO: Yewen/Cepos)

JAYAPURA- Kasus kerusuhan Jayapura yang terjadi pada tanggal 29 Agustus 2019 kembali disidangkan di PN Kelas 1A Jayapura, Rabu (12/2) kemarin.  Sidang ini di pimpin oleh Hakim Ketua Maria Sitanggang, SH. MH dan hakim anggota Abdul Gafur Bunguin, SH dan Mulyawan, SH dengan agenda nota pembelaan dari Penasehat Hukum (PH). 

 Adapun para terdakwa yang dihadirkan dalam persidangan ini, yaitu Mika Asso, Jhoni Weya, Persiapan Kogoya, Yusup Marthen Muay, Ronald, Wandik, Elo Hubi, Rofinus Tambonop, Ali Asso, dan Yoda Tabuni.

“Dalam fakta persidangan teryata membuktikan bahwa para terdakwa tidak melakukan tindak pidana pengrusakan seperti yang didakwakan oleh JPU,” kata Ketua Tim Advokat Untuk Orang Asli Papua (OAP), Sugeng Teguh Santoso, SH dalam nota pembelaan yang dibacakan di depan Majelis Hakim (MH) di PN Kelas 1A Jayapura, Rabu (12/2).

 Tidak hanya itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga selama persidangan tidak berhasil menghadirkan saksi-saksi fakta yang melihat adanya perbuatan tindak pidana yang dilakukan oleh para terdakwa. Selain itu, para terdakwa dalam persidangan mengakui bahwa mereka (terdakwa) mendapatkan tindakan indimidasi dan kekerasan, saat menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Sementara itu, Anggota Tim Advokat Untuk Orang Asli Papua (OAP), Frederika Korain, SH mengatakan, dalam perkara ini sebagian besar JPU tidak berhasil menghadirkan saksi-saksi fakta, terutama saksi yang melihat perbuatan yang dilakukan oleh para terdakwa ini.

 Korain berharap, Majelis Hakim (MH) bisa mengerti benar duduk perkara ini, sehingga putusan atau vonis yang dijatuhkan benar-benar menjunjung tinggi kebenaran, keadilan, dan berdasarkan fakta-fakta selama persidangan. (bet/wen)

newsportal

Recent Posts

Diburu Sejak April, KKB DPO Tewas Ditembus Timah Panas

Terkait ini Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama Polres Yahukimo membantah tuduhan yang sempat…

3 hours ago

Batu Bara Aman, Bahlil Pastikan Tak Akan Ada Pemadaman Listrik Lagi

Meneri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pasokan batu bara untuk…

8 hours ago

Bejat! Seorang Balita Diperkosa Ayah Kandung hingga Tewas

Aksi bejat yang tidak bisa diterima akal sehat mengguncang Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra). R…

9 hours ago

Keberadaan Jenazah Nahkoda Kapal Belum Diketahui

Keberadaan jenazah Nahkoda KMN Sardi Utama bernama Ahir yang sehari-harinya dipanggil Rizal belum jelas. Nahkoda…

22 hours ago

Susah Tidur, Susah Fokus, dan Selalu Gelisah?

Pikiran melayang ke mana-mana padahal kamu sudah mencoba fokus. Menyalahkan diri sendiri malas, tidak disiplin,…

1 day ago

Di Timika, Bocah Dititip Malah Dicabuli

​​Kasus ini mencuat setelah pihak keluarga membuat laporan yang diwakili oleh Relawan Teras Peduli ke…

1 day ago