Categories: METROPOLIS

Terakhir Terlihat Saat Tapasya Cuci Piring

   Sementara itu, salah satu tetangga yang juga menjadi saksi, Ina Vasa, menyatakan bahwa ia terakhir kali melihat Tapasya pada Senin sekitar pukul 10.00 WIT saat sedang mencuci piring di depan rumah. Saat itu, Ina sempat meminta Tapasya untuk membantu adik bungsunya yang buang air besar. Tapasya pun masuk ke dalam rumah, namun sejak itu tidak terlihat lagi.

   “Saya kira dia tetap di rumah, apalagi saat ibunya pulang dari kota, Tapasya sudah tidak ada. Malam harinya kami baru sadar anak ini benar-benar hilang, dan mulai mencari bersama-sama,” ungkap Ina.

   Ina juga menjelaskan bahwa keseharian Tapasya berbeda dengan anak-anak seusianya. Ia lebih banyak di rumah membantu menjaga tiga adiknya, dan aktif beribadah di masjid saat sore hari.

Tapasya juga diketahui tidak memiliki telepon genggam dan jarang bermain jauh dari rumah.

   “Dia memang jarang main jauh, biasa hanya di kompleks saja. Kalau sore hari baru pergi mengaji ke masjid,” tambah Ina.

   Akses menuju rumah Tapasya pun hanya ada satu jalur sempit, dan warga menyebut tidak ada jalur lain yang biasa digunakan.

  Pihak keluarga dan warga berharap aparat kepolisian dapat segera menemukan keberadaan Tapasya. Mereka terus berupaya, berharap doa dan kerja keras yang dilakukan bersama membuahkan hasil. “Semoga dengan bantuan polisi dan semua warga, keberadaan Tapasya bisa segera diketahui,” tutup Muslimin. (rel/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Staf Ahli DPRK Mimika Jadi Korban Begal

Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…

23 hours ago

101 Siswa di Merauke Dinyatakan Tidak Lulus

Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…

1 day ago

Pemkab Merauke Ajukan Formasi Khusus Guru ke Kementrian PAN-RB

‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…

1 day ago

SDN Dunlop Sentani Sudah 17 Kali Dipalang, Pemkab dan Pemilik Tanah Sepakat Tempuh Jalur Hukum

Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…

1 day ago

Sengketa Tanah di Kabupaten Jayapura Capai Ratusan Miliar

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…

1 day ago

Tolak Berikan Bensin Gratis, Pemilik Kios Jadi Korban Penikaman

Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…

1 day ago