Categories: METROPOLIS

Harga Minyak di Atas HET, Pemprov Segera Panggil Distributor

JAYAPURA-Bulan Ramadan dan lebaran, kebutuhan pokok diprediksi bakal naik. Salah satunya, minyak goreng subsidi yang kini dikabarkan sudah naik, melebihi harga yang telah ditetapkan pemerintah.

Menyikapi hal ini,  Pemerintah Provinsi Papua segera meminta penjelasan pihak distributor. Terutama distributor minyakita, karena ada temuan penjualan Minyakita di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Dimana HET Minyakita yang ditetapkan pemerintah sebelumnya sebesar Rp 14.000 per liter.

   Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Papua, Omah Laduani Ladamay, menyebut pihaknya akan memberi peringatan. “Bila perlu nanti pedagang yang menjual di atas Rp 14 ribu kita kasih peringatan,  supaya jangan lagi jual di atas harga itu,” ucap Laduani.

  Laduani sendiri mengaku kaget karena baru-baru ini menemukan adanya penjualan minyak goreng merk Minyakita di Kota Jayapura yang melebihi harga eceran tertinggi. Temuan ini bermula dari laporan masyarakat yang mengeluhkan harga jual minyak goreng tersebut.

    “Kok bisa seperti itu, padahal harga eceran tertinggi Minyakita subsidi kemasan satu liter senilai Rp 14 ribu,” tegasnya.

   Laduani menegaskan, jika ada temuan di atas harga itu berarti ada terjadi lonjakan harga di lapangan. “Bahkan ada temuan Minyakita ini dijual dengan harga Rp 17 ribu. Sehingga ini yang harus segera kita tertibkan,” jelasnya.

   Laduani mengaku sudah menyurat ke pihak Satgas Pangan Papua terkait temuan kenaikan harga Minyakita tersebut. Pihaknya juga akan meminta arahan Penjabat Gubernur Papua untuk menyikapi temuan tersebut.

    “Yang pasti kita akan koordinasi dengan Satgas Pangan Papua mengenai langkah apa yang harus dilakukan karena ini sudah menyalahi aturan. Nanti kita juga akan minta arahan pimpinan untuk menyikapi hal ini,” tegasnya. (fia/tri)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

1 day ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago