

Sejumlah pelajar yang mengikuti pawai dalam rangka milat ke55 Yapis, Jumat (8/12). ( Yapis for Cepos)
JAYAPURA-Sebagai rangkaian dari Milad ke-55 Yayasan Pendidikan Islam (Yapis) di tanah Papua. Ratusan pelajar tingkat SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi Universitas Yapis Papua, menggelar pawai Nusantara di Taman Imbi, Kota Jayapura, Jumat (8/12).
Wakil Ketua Umum Universitas Yapis Papua Papua Dr. H. Mansur M., SH, MM mengatakan pawai budaya merupakan rangkaian dari peringatan Milad ke-55 Yapis di tanah Papua, yang jatuh pada 15 Desember 2023.
Milad Yapis setiap tahunnya diwarnai dengan rangkaian agenda kegiatan baik lomba dalam mengembangkan pengetahuan, bhakti sosial, kegiatan olahraga dan sosial budaya.
“Seluruh pihak diharapkan dapat mendukung, dan selaku pengurus Yapis pusat kami menyampaikan terima kasih kepada panitia yang berupaya mensukseskan seluruh rangkaian acara milad ke-55 Yapis di tanah Papua.” ujarnya.
Sementara itu Ketua Panitia Milad ke-55 Yapis di tanah Papua Dr. H. Entis Sutisna, SE, MM, CGRM menegaskan melalui pawai budaya itu, Yapis meneguhkan bahwa tanah Papua penuh dengan keberagaman etnis dan suku bangsa.
“Dengan adanya pawai budaya nusantara memperingati milad ke-55 Yapis di tanah Papua mampu meneguhkan bahwa tanah Papua dengan keberagaman etnis dan suku bangsa merupakan kekayaan bangsa kita dna bisa dipersatukan dalam ruang lingkup pendidikan dan kegiatan lainnya,” katanya.
Entis mengharapkan Pawai budaya Nusantara tersebut semakin mempererat silaturahmi antar insan Yapis, serta memperkuat tekad Yapis untuk menjadi institusi yang meningkatkan kualitas pendidikan di tanah Papua. “Kemudian, mampu menghimpun putera dan puteri bangsa dalam sebuah keberagaman untuk memberikan yang terbaik bagi tanah Papua,” pungkasnya. (rel/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…