

Masyarakat saat bahu-membahu berusaha memadamkan api, di pemukiman Memberamo, Kelurahan Abepantai, Rabu (9/7). (FOTO:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Empat rumah semi permanen berbahan papan di Kampung Memberamo, Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura hangus dilahap si jago merah, Rabu (9/7) sore sekira pukul 15.20 WIT.
Anita Kelabu (21), salah satu pemilik rumah terbakar itu menjelaskan bahwa, api tersebut berawal dari salah satu rumah panggung milik salah seorang warga yang bernama, Yeriko Polona (23) yang juga merupakan seorang mahasiswa.
“Api berasal dari rumah panggung. Tadi mereka itu ada acara bakar batu. Batu yang dibakar itu mereka (pemilik acara) ini pindah ke dapur. Sampai disini tidak ada masalah karena semua api sudah padam. Sementara lagi makan di ruangan tamu, tiba-tiba ada asap tebal dan api membesar,” beber Anita kepada Cenderawasih Pos, Rabu (9/7).
Ia menduga api tersebut berasal dari korsleting listrik, karena selama ini aliran listrik di rumah tersebut berjalan terus, namun tidak berfungsi maksimal. “Saya menduga karena korsleting listrik, bukan karena bakar batu,” ujarnya.
Beruntungnya dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang ditaksirkan mencapai ratusan juta. Hal tersebut disampaikan korban karena dokumen penting serta barang elektronik lainnya hangus terbakar.
Page: 1 2
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…
Saat kapal dalam perjalanan menuju Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…
Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…