Categories: METROPOLIS

Sampah di Kali Acai Diminta Dikeruk

JAYAPURA-Warga yang tinggal di sepanjang bantaran Kali Acai, Distrik Abepura mengeluhkan menumpuknya sampah yang tertahan oleh jaring yang dipasang di sepanjang aliran air.

Selain mengeluhkan banyaknya sampah yang merusak pemandangan, warga juga khawatir akan terjadi banjir apabila hujan deras turun. Untuk itu, warga meminta Pemkot Jayapura dalam hal ini instansi terkait bisa mengambil tindakan untuk mengeruk sampah yang didominasi sampah plastik.

Edgar salah seorang warga Kali Acai mengatakan sampah yang tertumpuk di sepanjang Kali Acai itu berasal dari hulu sungai. Selain merusak pemandangan, sampah tersebut menurutnya menimbulkan bau yang kurang sedap.  “Bau sekali, apalagi kalau tidak hujan karena airnya surut,” ujar Edgar kepada Cenderawasih Pos, Senin (10/7).

Edgar menyatakan sampah ini perlu dikeruk mulai dari sekarang. Sebab apabila dibiarkan akan menimbulkan banjir ketika hujan turun.

“Tumpukan sampah itu juga berdampak pada pencemaran lingkungan. Jangan tunggu tumpukannya tinggi, karena nanti kalau hujan, akan terjadi banjir,” kata Edgar.

Diapun menyatakan tingginya sampah yang tersangkut pada jaring di muara Kali Acai, disebabkan kurangnya pengawasan pemerintah terhadap masyarkaat. Sebab sebagian besar masyarakat memanfaatkan muara Kali Acai untuk membuang sampah. “Harus siapkan mobil tong sampah sebanyak banyaknya, biar warga tidak buang sampah di muara,” usulnya.

Senada dikatakan oleh Tofan warga Abepura yang mengaku resah dengan kondisi Kali Acai yang terlihat jorok. Bahkan di sepanjang muara tersebut sampah terlihat berserakan.

Diapun mengaku kesal dengan sikap oknum warga yang acuh dengan kebersihan lingkungan. Sebab menurut dia pemerintah telah berupaya menjaga kebersihan lingkungan, namun sayangnya masyarakat mengabaikan peraturan yang ada.

“Kalau bisa aturan terkait pembuangan sampah itu perlu dipertegas,” tandasnya.

Sebab lanjut dia tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang muara Kali Acai bukan saja hasil limbah warga sekitar tetapi warga luar yang melintasi di sepanjang bantaran Kali Acai justru membuang sampah ke dalam kali.  “Inikan bukan sampahnya warga sini, tapi banyak yang lari lewat buang sampah di muara,” ujarnya.

Untuk itu, menurutnya pemerintah perlu tegas melakukan patroli sehingga saat menemukan oknum masyarakat yang melanggar aturan, harus ditindak tegas.
“Sebenarnya kita punya aturan larangan buang sampah, tapi sayangnya aturan itu tidak berjalan maksimal,” tutup Tofan. (rel/nat)

newsportal

Recent Posts

Komnas HAM Diminta Selidiki Kasus Tiga Warga Sipil

Menurut Anthon, langkah itu penting agar tidak muncul korban-korban sipil lainnya akibat tuduhan sepihak yang…

9 hours ago

Pemkot Siap Tegakkan Perda yang Belum Optimal

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…

17 hours ago

Eksploitasi Seksual Jadi Temuan Ditsiber

Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…

18 hours ago

Jalur  Utara Papua Jadi Prioritas Konektivitas Daerah

Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…

19 hours ago

Transparansi dan Pelayanan Publik di BPN Dinilai Buruk

Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…

20 hours ago

Tiga Kali Setubuhi Anak Dibawa Umur, Pria 44 Tahun Diringkus

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…

23 hours ago