Categories: METROPOLIS

Inflasi Kota Jayapura Masih Terkendali

Masuk 10 Kota dengan Inflasi Terendah Nasional

JAYAPURA – Kinerja pengendalian inflasi Pemerintah Kota Jayapura kembali menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dipaparkan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah, Kota Jayapura berhasil masuk dalam daftar 10 kota dengan tingkat inflasi terendah di Indonesia pada Mei 2026.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Jayapura, Abdul Majid, menjelaskan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Jayapura pada Mei 2026 tercatat sebesar 109,10. Sementara itu, inflasi bulan ke bulan (month to month/mtm) mengalami deflasi sebesar -0,68 persen, inflasi tahun kalender (year to date/ytd) sebesar 0,70 persen, dan inflasi tahunan (year on year/yoy) sebesar 2,79 persen.

“Angka inflasi tahunan Kota Jayapura sebesar 2,79 persen masih berada dalam rentang target inflasi nasional yang ditetapkan pemerintah, yakni 1,5 hingga 3,5 persen. Ini menunjukkan kondisi harga barang dan jasa di Kota Jayapura relatif stabil dan terkendali,” ujar Abdul Majid kepada Cenderawasih Pos, Selasa (9/6).

Menurutnya, capaian tersebut menempatkan Kota Jayapura sebagai salah satu daerah dengan pengendalian inflasi terbaik di Indonesia. Bahkan, dalam kelompok 10 kota dengan inflasi terendah secara nasional, Kota Jayapura berada di posisi teratas dengan angka inflasi 2,79 persen.

Abdul Majid menjelaskan, deflasi yang terjadi pada Mei 2026 dipengaruhi oleh turunnya harga sejumlah komoditas utama. Lima komoditas yang menjadi penyumbang terbesar deflasi bulanan adalah ikan tuna, ikan cakalang, cabai rawit, kangkung, dan angkutan udara.

Sementara itu, beberapa komoditas masih memberikan tekanan inflasi secara tahunan, yakni emas perhiasan, tomat, beras, daging ayam ras, dan angkutan udara.

“Meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, secara keseluruhan inflasi Kota Jayapura tetap terkendali. Ini menunjukkan efektivitas langkah-langkah pengendalian yang dilakukan pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

11 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

19 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

20 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

24 hours ago