

Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Rehabilitasi Sosial, Dr Benhur Tomi Mano, MM (FOTO: Karel/Cepos)
JAYAPURA-Respon atas peristiwa kebakaran di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura, Selasa (9/5) kemarin, Tenaga Ahli Menteri Sosial (Mensos) Bidang Rehabilitasi Sosial, Benhur Tomi Mano, didampingi Kepala Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahtraan Sosial (BBPPSK) Jayapura, Jhon H. Mampioper, meninjau kondisi ruangan, serta pelayanan di RSUD Abepura, Rabu (10/5).
Setelah peninjauan, Benhur Tomi Mano mengaku pihaknya telah melakukan asesment (pendataan) terhadap dampak atas pristiwa kebakaran tersebut. Kemudian selanjutnya melalui data tersebut akan menurunkan bantuan, melalui bakti sosial Jayapura.
“Kami sudah tinjau ruangan-ruangan yang terdampak akibat kebakaran, untuk bantuan, seperti tenda dan lainnya, masih menunggu hasil pendataan,” kata BTM
BTM menyatakan selain bantuan ke RSUD Abepura, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan ke daerah. Seperti bantuan korban banjir di Kepulauan Yapen, Pegunungan Bintang, serta wilayah lainnya yang ada di wikalah pegunungan.
“Tim kami baru saja pulang dari wilayah pegunungan, seperti puncak Jaya untuk memberikan bantuan, ternak babi dan lain-lain kepada masyarakat di sana,” kata Mantan Wali Kota Jayapura itu.
Pemberian bantuan ini pun, kata dia, juga akan terfokus di Kota Jayapura. Serta daerah lain yang ada di Papua. “Setelah memberikan bantuan di daerah pegungan, kita akan fokus ke Kota Jayapura, hal itu sesuai perintah Menteri Sosial,” ujarnya.
Di tempat yang sama Kepala BBPPSK Jayapura, mengatakan peristiwa kebakaran di RSUD Abepura memang cukup menyita perhatian banyak pihak. Pasalnya RSUD Abepura ini, bukan saja melayani masyarakat kota Jayapura, masyarakat dari daerah lain juga sebagian besar rawat di sana.
Oleh sebab itu, dalam rangka mendukung pihak RSUD Abepura agar proses pelayanan pasca kebakaran berjalan lancar, maka Balai Sosial Jayapura, akan turut membantu. Peninjauan yang kami lakukan ini, bagian dari upaya untuk mendukung pelayanan di RSUD Abepura pasca kebakaran,” tuturnya.
Ia pun mengharapkan dari hasil peninjauan tersebut, maka bantuan dari balai sosial segera diturunkan terutama tenda darurat. Karena sementara ini ruang IGD di RSUD Abepura belum digunakan, maka pastinya pasien dilayani menggunakan tenda darurat, oleh sebab itu kami akan segera menurunkan bantuan sesuai kebutuhan,” ungkapnya. (rel/tri)
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…