Wali Kota juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam beraktivitas, terutama dalam menjaga lingkungan. Ia menekankan pentingnya mencegah penebangan hutan secara liar yang dapat memicu longsor saat musim hujan.
“Kita harus bersama-sama menjaga Kota Jayapura. Aktivitas di daerah gunung harus diperhatikan, jangan sampai terjadi penebangan liar yang dapat menyebabkan longsor,” tegasnya.
Sementara itu, Yustus Rumakiek menyampaikan bahwa BMKG memiliki tanggung jawab menyediakan informasi terkait cuaca, iklim, dan potensi bencana sebagai bagian dari upaya mitigasi dini.
“Kami dari BMKG bertugas memberikan informasi agar masyarakat dapat melakukan mitigasi sejak dini. Dengan informasi yang tepat, masyarakat bisa mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi bencana,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Jayapura yang memberikan ruang bagi BMKG untuk menyampaikan informasi secara langsung kepada OPD dan perangkat pemerintahan hingga ke tingkat bawah.
Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…
Cuaca ekstrem di dataran Kabupaten Mimika, Papua Tengah memicu tanah longsor yang memutus akses vital…
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan situasi keamanan…
Kertua Komisi II DPR Provinsi Papua Selatan Yulians Charles Gomar memberikan tanggapan terkait dengan persoalan…
Nah, di grup barat saat ini Garudayaksa memimpin klasemen dengan 49 poin, sementara Adhyaksa menguntit…
Larangan membawa HP ke sekolah tersebut, lanjut dia, karena anak-anak tidak akan fokus belajar terlebih…