Wali Kota juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam beraktivitas, terutama dalam menjaga lingkungan. Ia menekankan pentingnya mencegah penebangan hutan secara liar yang dapat memicu longsor saat musim hujan.
“Kita harus bersama-sama menjaga Kota Jayapura. Aktivitas di daerah gunung harus diperhatikan, jangan sampai terjadi penebangan liar yang dapat menyebabkan longsor,” tegasnya.
Sementara itu, Yustus Rumakiek menyampaikan bahwa BMKG memiliki tanggung jawab menyediakan informasi terkait cuaca, iklim, dan potensi bencana sebagai bagian dari upaya mitigasi dini.
“Kami dari BMKG bertugas memberikan informasi agar masyarakat dapat melakukan mitigasi sejak dini. Dengan informasi yang tepat, masyarakat bisa mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi bencana,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Jayapura yang memberikan ruang bagi BMKG untuk menyampaikan informasi secara langsung kepada OPD dan perangkat pemerintahan hingga ke tingkat bawah.
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…
Ketua Komisi V DPR Papua, Dina L. Rumbiak, mengatakan pihaknya bersama Dinas Pendidikan Provinsi…
Ketua Bapemperda DPR Kota Jayapura, Ismail Bepa Ladopurab, menilai materi sosialisasi Perda RTRW yang…
Ketua Komisi B DPR Kota Jayapura, Yuli Rahman, menyambut baik dibukanya ruang sosialisasi perdana…
Hingga 21 Juli 2026, realisasi penerimaan retribusi sampah rumah tangga di Kota Jayapura baru…