“Kami tekankan agar tidak ada lagi penjualan minuman lokal yang sangat berbahaya,” tambahnya.
Ireeuw menilai bahwa di masa lalu kegiatan Garnisun terbukti efektif menjaga ketertiban masyarakat. Karena itu, ia meminta agar di era sekarang kegiatan tersebut kembali diaktifkan dengan dukungan anggaran yang memadai. “DPRK sangat mendukung agar Garnisun bisa berjalan maksimal. Pemerintah juga pasti mendukung sepanjang ada koordinasi yang baik,” katanya.
Ia menegaskan bahwa koordinasi antara aparat kepolisian, TNI AD, TNI AL (Lantamal), serta Pemerintah Kota Jayapura perlu segera dilakukan agar pelaksanaan Garnisun dapat dimulai. Lebih jauh, Irreuw menyampaikan komitmennya untuk turut terlibat langsung dalam kegiatan Garnisun di lapangan.
“Kami tidak hanya bicara, tapi siap ikut terlibat. Saya sendiri ingin turun langsung dalam kegiatan Garnisun ini untuk menjaga ketertiban,” tegasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…
Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…