Categories: METROPOLIS

Kembangkan Pertanian dan Perikanan, Pemkot Gandeng Unhas

JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) beberapa waktu lalu.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru dalam apel gabungan Pemkot menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting memanfaatkan kekayaan sumber daya alam Kota Jayapura.

Kesepakatan ini diarahkan untuk mengoptimalkan potensi daerah, terutama di sektor pertanian dan perikanan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat kampung.

“Kita memiliki laut, pesisir pantai, hingga hutan yang subur, namun pengelolaannya belum maksimal. Melalui kerja sama dengan Unhas, kita ingin masyarakat, khususnya di kampung, mendapat ilmu dan pengalaman langsung dari para ahlinya,” ujar Rustan Saru saat pimpinan apel pagi di lingkungan Pemkot Jayapura, Senin (8/9).

Unhas dipilih sebagai mitra strategis karena dinilai memiliki rekam jejak unggul dalam pengembangan unit usaha di sektor pertanian, perikanan, dan kelautan. Kata Rustan, program ini juga menggandeng Universitas Cenderawasih (Uncen) dan Universitas Yapis Papua guna menghadirkan inovasi dan transfer teknologi secara langsung ke masyarakat.

Sebagai implementasi awal, para tenaga ahli dan dosen Unhas akan menetap selama empat bulan di Distrik Muara Tami untuk melakukan riset dan pendampingan. “Fokus utama diarahkan pada budidaya udang lobster air tawar dan kepiting, komoditas unggulan yang memiliki prospek besar di pasar nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Di bidang pertanian, Pemkot menargetkan peningkatan tata kelola mulai dari pemilihan bibit hingga pemasaran hasil panen. “Pemerintah menilai, persoalan utama bukan produksi, melainkan lemahnya manajemen pasca panen dan pemasaran,” tuturnya.

Untuk mendukung program ini, Pemkot Jayapura menyiapkan alokasi anggaran khusus sektor pertanian dan perikanan mulai tahun 2026. Dana tersebut akan diarahkan bagi OPD dan pemerintah kampung guna memperkuat pendampingan, pemberdayaan, serta pengembangan komoditas unggulan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

PLBN Papua Didorong Untuk Jadi Pusat Ekonomi Terpadu

  “Keberadaan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Papua tidak boleh hanya dipandang sebagai simbol…

8 hours ago

Cegah Kerusakan Lingkungan, Penertiban Izin Harus Selektif

  Wali Kota Abisai Rollo meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang berwenang agar lebih…

9 hours ago

DPR Papua Sepakati Ranwal RPJMD Papua 2025–2029

Herlin Beatrix Monim menjelaskan, pembahasan Ranwal RPJMD dilakukan berdasarkan ketentuan Pasal 261 Undang-undang Nomor 23…

10 hours ago

Sidak ke Pasar, Satgas Pangan Pastikan Stok dan Harga Masih Stabil

   Pemantauan diawali di Pasar Sentral Hamadi. Dari hasil pengecekan di sejumlah kios, harga beras…

11 hours ago

Konflik Aparat Keamanan Versus KKB Paksa Warga Mengungsi

Imbauan itu disampaikan berkaitan dengan rencana pelaksanaan operasi keamanan di wilayah Kembru. Menurut warga tersebut,…

12 hours ago

Lulus dari Amerika, Dirikan Cafe dan Ingin Bangun Daerah

Cecilia Mehue menjadi salah satu contoh penerima manfaat program tersebut. Ia berhasil menempuh pendidikan sarjana…

13 hours ago