

Sejumlah anak yang akan dilibatkan dalam peringatan Hari Anak Nasional di Jayapura, berfoto bersama dengan PJ Walikota Jayapura, usai latihan bersama di Lapangan apel kantor walikota Jayapura beberapa waktu lalu. (FOTO:Mboik Cepos)
JAYAPURA– Dinas Kesehatan Kota Jayapura telah melakukan persiapan terkait pengamanan dan penanganan terhadap masyarakat maupun anak-anak yang akan dilibatkan dalam acara Puncak peringatan Hari anak nasional (HAN) yang bertempat di Jayapura pada akhir Juli ini.
“Kami sudah menyiapkan 10 ambulance dan timnya, dokter dan perawat dan driver pastinya,”kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Ni Nyoman Sri Antari, Senin (8/7) kemarin.
Dia mengatakan yang paling diantisipasi pada saat pelaksanaan kegiatan itu adalah kelelahan dan dehidrasi yang bisa saja dialami oleh anak-anak ataupun orang dewasa. Apalagi kegiatan serupa dan pengalaman serupa juga pernah terjadi pada pelaksanaan kegiatan Pon 20 di Papua beberapa waktu lalu. Di mana saat itu lebih dari 20 anak harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit akibat kelelahan dan dehidrasi .
“Kita belajar dari PON 2021 di Papua itu, 25 anak dari penari kolosal, masuk rumah sakit dok 2 dan juga ada event-event lainnya. Jadi yang melibatkan masa banyak orang itu yang paling diantisipasi. Yang paling rawan terjadi itu adalah dehidrasi sehingga itu yang paling diantisipasi,”ujarnya.
Karena itu selain persiapan penanganan cepat pada saat kejadian, pihaknya juga memastikan di setiap kendaraan ambulans yang disiagakan itu memiliki ketersediaan air minum yang cukup, kemudian cairan penambah gula.
Page: 1 2
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…