Menurut Flavius kebanyakan anak-anak yang ditahan di Lapas Kelas II Abepura merupakan Orang Asli Papua (OAP), karena itu pihaknya akan melakukan akomodir terhadap anak OAP yang berhadapan dengan hukum.
Dijelaskannya tujuan hadirnya Dinas Tenaga Kerja dalam rapat koordinasi tersebut yakni untuk diusulkan anak-anak terutama OAP yang baru bebas dari tahanan untuk diberikan perkerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup tiap harinya.
“Supaya anak-anak kami, yang sudah bebas ini mereka bisa mendapatkan kehidupan yang layak, membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup,” terangnya.
Adapun usulan lain yang disampaikan dalam rapat koordinasi tersebut yakni usulan pelatihan komputer, dan salon supaya nantinya ABH ini ketika dinyatakan bebas dari tahanan bisa langsung mengikuti pelatihan yang disediakan Dinas Tenaga Kerja.
Disampaikan Flavius bahwa pada Desember nanti ABH ini akan diikutsertakan dalam sebuah perkerjaan yang disediakan Pemerintah Kota Jayapura. (cr-278/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mendorong penyelenggaraan pekan olahraga daerah atau Porda guna…
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, akan melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Papua…
Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan, mengaku puas terhadap perkembangan permainan tim selama masa pemusatan latihan…
- Sebanyak 89 crosser akan saling adu kecepatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region VI,…
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…