Menurut Flavius kebanyakan anak-anak yang ditahan di Lapas Kelas II Abepura merupakan Orang Asli Papua (OAP), karena itu pihaknya akan melakukan akomodir terhadap anak OAP yang berhadapan dengan hukum.
Dijelaskannya tujuan hadirnya Dinas Tenaga Kerja dalam rapat koordinasi tersebut yakni untuk diusulkan anak-anak terutama OAP yang baru bebas dari tahanan untuk diberikan perkerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup tiap harinya.
“Supaya anak-anak kami, yang sudah bebas ini mereka bisa mendapatkan kehidupan yang layak, membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup,” terangnya.
Adapun usulan lain yang disampaikan dalam rapat koordinasi tersebut yakni usulan pelatihan komputer, dan salon supaya nantinya ABH ini ketika dinyatakan bebas dari tahanan bisa langsung mengikuti pelatihan yang disediakan Dinas Tenaga Kerja.
Disampaikan Flavius bahwa pada Desember nanti ABH ini akan diikutsertakan dalam sebuah perkerjaan yang disediakan Pemerintah Kota Jayapura. (cr-278/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pemerintah Provinsi Papua Selatan bakal menyalurkan beragam bantuan untuk warga yang berdomisili di Kampung Ihalik,…
“Pada Minggu, 17 Mei 2026, di halaman Gereja St. Paulus Nabuni Mbamogo, Paroki Bilogai, telah…
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, dari total 41 orang yang diamankan,…
Gubernur Papua Pegunungan memastikan telah membuat laporan polisi ke Polres Jayawijaya atas informasi hoaks yang…
Jalannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah dasar (SD) di Kampung Wumuka, Distrik Mimika Barat…
Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah turun gunung ke Kabupaten Mimika untuk menjaring aspirasi…