Menurut Flavius kebanyakan anak-anak yang ditahan di Lapas Kelas II Abepura merupakan Orang Asli Papua (OAP), karena itu pihaknya akan melakukan akomodir terhadap anak OAP yang berhadapan dengan hukum.
Dijelaskannya tujuan hadirnya Dinas Tenaga Kerja dalam rapat koordinasi tersebut yakni untuk diusulkan anak-anak terutama OAP yang baru bebas dari tahanan untuk diberikan perkerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup tiap harinya.
“Supaya anak-anak kami, yang sudah bebas ini mereka bisa mendapatkan kehidupan yang layak, membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup,” terangnya.
Adapun usulan lain yang disampaikan dalam rapat koordinasi tersebut yakni usulan pelatihan komputer, dan salon supaya nantinya ABH ini ketika dinyatakan bebas dari tahanan bisa langsung mengikuti pelatihan yang disediakan Dinas Tenaga Kerja.
Disampaikan Flavius bahwa pada Desember nanti ABH ini akan diikutsertakan dalam sebuah perkerjaan yang disediakan Pemerintah Kota Jayapura. (cr-278/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan, pengamatan satelit menunjukkan penurunan luas dan ketebalan tutupan…
Sekira 12 personel dan satu alat berat dari Polresta Jayapura Kota melakukan pembersihan material longsor…
Beruntung, kobaran api tidak sempat meluas dan hanya menghanguskan sebagian dinding kamar. Peristiwa tersebut terjadi…
Proyeksi tersebut disampaikan Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin, berdasarkan analisis posisi…
Kasus terbaru adalah peristiwa dugaan anak mengakhiri hidup yang menimpa seorang siswa sekolah dasar di…
Pengamat politik, Fernando Emas, menilai kemunculan nama Sjafrie sebagai salah satu temuan paling mengejutkan dalam…