Categories: METROPOLIS

26 OPD Pemprov Papua Jadi Penghasil PAD

   Selain Disorda, OPD lainnya yang juga penghasil PAD adalah Rumah Sakit Jiwa Abepura. Melalui kesehatan, kegiatan psikometri dan kegiatan lainnya. “Capaian RSJ Abepura sebesar Rp 3 miliar, melampaui target yang kami berikan Rp 1,5 miliar. Dia merupakan penghasil kedua terbesar setelah Disorda,” ujar Firdaus.

   Pihaknya mendorong OPD penghasil retribusi lebih produktif dalam mengelola aset daerah untuk meningkatkan PAD Papua dengan memanfaatkan aset yang ada, terutama yang di luar pajak kendaraan bermotor.

  “Keberhasilan dalam mengelola aset sangat berpengaruh pada pendapatan daerah dan pembangunan Papua di masa depan. Oleh sebab itu, perlunya dukungan OPD lain penghasil retribusi untuk bekerjasama demi peningkatan PAD,” pungkasnya. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Baru Dua Daerah di Papua Punya Regulasi PBJ Kampung

-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…

18 hours ago

JPO Abepura Kembali Dibuka, Pejalan Kaki Bernapas Lega

  Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…

19 hours ago

Sandera yang Selamat Ternyata Sedang Hamil

Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…

20 hours ago

Konsep Dialog Kembali Didorong untuk Akhiri Konflik

Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…

21 hours ago

Disandera, Dipaksa Dukung OPM Lalu Dihabisi

Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…

22 hours ago

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

23 hours ago