Selain Disorda, OPD lainnya yang juga penghasil PAD adalah Rumah Sakit Jiwa Abepura. Melalui kesehatan, kegiatan psikometri dan kegiatan lainnya. “Capaian RSJ Abepura sebesar Rp 3 miliar, melampaui target yang kami berikan Rp 1,5 miliar. Dia merupakan penghasil kedua terbesar setelah Disorda,” ujar Firdaus.
Pihaknya mendorong OPD penghasil retribusi lebih produktif dalam mengelola aset daerah untuk meningkatkan PAD Papua dengan memanfaatkan aset yang ada, terutama yang di luar pajak kendaraan bermotor.
“Keberhasilan dalam mengelola aset sangat berpengaruh pada pendapatan daerah dan pembangunan Papua di masa depan. Oleh sebab itu, perlunya dukungan OPD lain penghasil retribusi untuk bekerjasama demi peningkatan PAD,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…
Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…
Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…
Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…
Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari DLHK, Polsek Jayapura Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja…
DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga…