Selain Disorda, OPD lainnya yang juga penghasil PAD adalah Rumah Sakit Jiwa Abepura. Melalui kesehatan, kegiatan psikometri dan kegiatan lainnya. “Capaian RSJ Abepura sebesar Rp 3 miliar, melampaui target yang kami berikan Rp 1,5 miliar. Dia merupakan penghasil kedua terbesar setelah Disorda,” ujar Firdaus.
Pihaknya mendorong OPD penghasil retribusi lebih produktif dalam mengelola aset daerah untuk meningkatkan PAD Papua dengan memanfaatkan aset yang ada, terutama yang di luar pajak kendaraan bermotor.
“Keberhasilan dalam mengelola aset sangat berpengaruh pada pendapatan daerah dan pembangunan Papua di masa depan. Oleh sebab itu, perlunya dukungan OPD lain penghasil retribusi untuk bekerjasama demi peningkatan PAD,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
-Regulasi Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di tingkat kampung di Papua belum merata. Dari 1.029…
Penggunaan kembali prasarana penyeberangan ini disambut dengan rasa lega yang mendalam oleh masyarakat Abepura,…
Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…
Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…
Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…
Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…