Categories: METROPOLIS

Pasca Tiga Bulan Berlaku, Penerapan UMP Baru Dievaluasi

JAYAPURA– Evaluasi dan monitoring penerapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Papua di sejumlah perusahaan belum dapat dilakukan. Hal ini karena penetapan UMP baru ditandatangani Gubernur Papua pada akhir 2025, sehingga implementasinya di tingkat perusahaan baru berjalan pada awal tahun ini.

    UMP Papua Tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp4.436.283. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Papua Nomor 100.3.3.1/KEP.409/2025 tentang Upah Minimum Provinsi.

   Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Papua, Fransiska H. Rerey mengatakan monitoring dan evaluasi akan dilaksanakan pada triwulan pertama tahun berjalan. Pengawasan dilakukan setelah perusahaan menerapkan UMP selama kurang lebih tiga bulan.

   “Monitoring biasanya dilakukan di triwulan pertama. Karena penetapan UMP baru dibuat di akhir 2025, maka awal tahun ini perusahaan baru mulai menerapkannya. Evaluasi dilakukan setelah aturan benar-benar berjalan di lapangan,” kata Fransiska kepada Cenderawasih Pos, Senin (9/2).

   Fransiska menjelaskan, setelah aturan diterapkan dan disosialisasikan ke perusahaan, Dinas Ketenagakerjaan akan melakukan evaluasi sekaligus meminta laporan penerapan UMP. Hingga saat ini, belum ada laporan atau pengaduan baik dari perusahaan maupun pekerja terkait penerapan UMP.

   Menurutnya, pengaduan biasanya muncul pada April atau setelah triwulan pertama berjalan. “Biasanya pekerja mulai menyampaikan keluhan karena UMP sudah ditetapkan, tetapi gaji belum mengalami penyesuaian,” katanya.

   Ia mengakui, penerapan UMP masih menghadapi kendala, khususnya di sektor jasa konstruksi. Beban kerja di sektor ini dinilai cukup berat, sementara standar upah pekerja kerap berada di bawah UMP.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Isu Penghentian Rekrutmen CPNS Diklarifikasi

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…

12 hours ago

Ikan Sapu-sapu “Serang” Danau Sentani?

Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…

13 hours ago

Papua Krisis Tenaga Laboratorium Medik

Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…

14 hours ago

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

15 hours ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

16 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

17 hours ago