

Kondisi pondok wisata di Pantai Hamadi Rabu (8/12) kemarin. Akibat air pasang mengakibatkan pondok-pondok wisata di Pantai Hamadi sempat tergenang. (FOTO: Ayu/cepos )
JAYAPURA – Tingginya Gelombang Air Laut sejak tiga hari lalu membuat masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai was-was, pasalnya gelombang air laut sudah sampai naik ke daratan.
Seperti di daerah Pantai Hamadi, Distrik Jayapura Selatan. Widion Hamadi salah seorang warga yang juga membuka usaha pariwisata pondokan di pinggiran pantai mengaku harus mengungsi dari tempat tinggalnya akibat tingginya air pasang di malam hari. “Semalam airnya sudah hampir mencapai jalan utama, untuk itu kami memutuskan untuk mengungsi di rumah saudara yang berada di tanah hitam,”jelasnya.
Diakuinya air atau gelombang pasang merupakan hal yang lumrah setiap tahun, namun tidak se ekstrim kali ini. “Baru kali ini air laut hampir mencapai bibir jalan. Itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIT dini hari, lalu kami segera mengungsi. Kemudian paginya kami kembali lagi untuk melihat-lihat keadaan dan sekaligus mengemas barang-barang yang perlu diamankan. Jika sewaktu-waktu gelombang tinggi lagi, kami sudah siap.” Jelasnya.
Sebelumnya diketahui informasi dari BMKG bahwa Papua dan Papua Barat termasuk wilayah yang akan terkena dampak gelombang tinggi hingga ekstrem hingga beberapa waktu kedepan. Hal ini diakibatkan adanya pola sirkulasi siklonik dan seruakan dingin aktif di Laut Cina Selatan yang memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan tinggi gelombang. Nelayan dan masyarakat yang beraktivitas di pesisir pantai di minta untuk waspada dan terus memantau perkembangan cuaca dan iklim dari BMKG. (cr -265/wen)
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura akan mengoptimalkan pelaksanaan sejumlah peraturan…
Kasubdit I Ditresiber Polda Papua, Kompol I Wayan Laba, mengatakan kejahatan siber merupakan segala bentuk…
Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…