Categories: METROPOLIS

Evaluasi Otsus Harus Menyeluruh!

Bilang Otsus  gagal dasarnya mana. Data saja tidak ada,” Laus Rumayom Tenaga Ahli Deputi V Kantor Staf Presiden

JAYAPURA- Pemerintah pusat meminta Pemprov Papua dan DPRD menyiapkan data yang komprehensif terkait evaluasi otonomi khusus (Otsus) selama beberapa tahun terakhir. Hal ini menjadi acuan untuk menentukan otonomi khusus di Papua sudah berhasil atau gagal.

 Tenaga Ahli Deputi V Kantor Staf Presiden Laus Rumayom menyampaikan, persoalan otsus adalah hak setiap orang. Tetapi harus rasional bahwa ada kebijakan Otsus secara regulasi  dan dana Otsus tersebut jadinya apa. Seperti dunia Pendidikan selama beberapa tahun terakhir, bagaimana pelayanan publik dalam bidang kesehatan, infrastruktur dan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Laus Rumayom ( FOTO: Elfira/Cepos)

“Silakan saja menolak dan tidak menolak, tapi kan kita harus punya data dan itu yang saya  minta kepada gubernur, DPR dan MRP untuk sajikan data,” ucap Laus usai mengikuti coffee morning di Mapolda Papua, Rabu (8/7) kemarin.

 Pihaknya ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat Papua secara luas, titik besar dalam melihat Otsus berhasil atau tidak. Perlu mengevaluasi para penyelenggara negara di Papua. Yang terpenting, ada penyajian data.

“Kalau  tidak ada data bagaimana kita bisa berbicara Otsus berhasil atau tidak. Orang akan melihat kamu gugat negara dasarnya apa ? Bilang Otsus  gagal dasarnya mana. Sementara data saja tidak ada,” tegasnya.

 Diakuinya, hingga saat ini belum ada data evaluasi Otsus. Adapun data yang dimaksud adalah  tidak boleh data yang parsial, melainkan data yang harus terintegrasi. Misalnya, sejauh mana peran DPR melakukan pengawasan dalam 5 tahun terakhir.

 “Saya pikir kita juga harus melihat Otsus dalam perspektif yang rasional, tidak hanya politis. Memang iya politik penting bahwa Otsus lahir dari sejarah politik, tapi kita juga harus rasional,” katanya.

 Menurutnya, Otsus segera dievaluasi. Sebagaimana arahan presiden tentang bagaimana mengevaluasi Otsus, Laus sendiri sudah menyampaikan kepada ketua DPR dan ketua MRP sebagai pihak yang paling berwenang untuk melakukan evaluasi berbasis peran dan fungsi.

 “Tidak harus Otsus dipolitisasi lebih luas lalu diarahkan ke dialog Jakarta dan dialog-dialog politis. Itu memang bagian dari dinamika yang tidak bisa kita hindari. Tetapi sektornya adalah para bupati dan walikota, baik Papua dan Papua Barat. Karena mereka pengguna anggaran, yang  punya rakyat dan seharusnya mereka bisa memberikan laporan kepada presiden,” jelasnya.

 Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyampaikan pihaknya tidak punya  kapasitas mutlak terkait dengan Otsus. Namun ia melihat sangat penting Otsus diperpanjang atau didorog kembali.

“Kita harus akui kalau kita belum punya penghasilan daerah  yang mempuni, jika ini diputuskan saya khawatir. Bisa jadi ramai-ramai wilayah ditutup dan rakyat susah,” ucap Kapolda. Waterpauw berharap kedepan penggunaan dana Otsus tepat pada sasaran  terutama untuk meningkatkan penghasilan daerah masing-masing. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Pembelian BBM Subsidi Bakal Dibatasi!

Salah satu poin yang disiapkan dalam rancangan instruksi kepala daerah adalah pembatasan jumlah pembelian BBM…

4 hours ago

Tiga Unit Pelayanan Makan Bergizi Gratis di Mimika Masih Disuspen

Kepala BGN Regional Papua Tengah Nalen Situmorang mengonfirmasi bahwa tiga SPPG yang berstatus suspen tersebut…

5 hours ago

Jurnalis Desak Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Krakatau Diperpanjang

Aksi damai ini digelar bertepatan dengan hari kedelapan berjalannya operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Keheningan…

6 hours ago

Ketika Sekolah Formal Tak Lagi Terjangkau, PKBM Menjadi Pintu Kedua

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud) tahun 2023 menunjukkan, sebanyak 152.319 anak di…

7 hours ago

Pemkab Jayapura Mulai Tertibkan Legalitas Bangunan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jayapura, Gustaf Griapon, mengatakan…

8 hours ago

Kapal Foi Moi Didorong Jadi Penggerak Wisata Danau Sentani

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Irwanto F. Halitopo, mengatakan keberadaan kapal tersebut memiliki peluang untuk…

9 hours ago