“Sepuluh hari sebelum lebaran jualan kita alami peningkatan pendapatan dibandingkan hari yang sebelumnya, sekarang kita bisa menjualkan 100 kg per harinya, tetapi kalau hari sebelum kita hanya bisa menjual 50 Kg per harinya,” ungkapnya.
Meskipun harga daging mulai mengalami kenaikan, tidak mengurangi daya beli masyarakat, terlihat masih banyak pembeli yang berdatangan silih berganti mampir di lapaknya untuk membeli daging maupun tulang sapi.
“Semakin mendekati lebaran semakin banyak pembeli yang ramai dikarenakan banyak warga yang butuh daging untuk lebaran nanti yang sering dibeli warga ini daging sama tulang,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, untuk hari-hari biasa ia biasa memotong sapi satu ekor dan mencapai 50 Kg. Sedangkan jelang lebaran seperti ini Ia memotong sapi dua hingga tiga ekor.
“Kalau hari biasa kita hanya bisa memotong sapi satu ekor aja, tetapi kalau sekarang kita bisa memotong dua sampai tiga ekor sapi,” tutupnya. (CR-278/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Primus pun meminta aparat keamanan selaku penegak hukum agar bertindak cepat mengungkap motif di balik…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jayapura, Asep Khaled, menjelaskan bahwa perencanaan…
Kata Slamet, yang menarik adalah Distrik Mimika Baru sebagai salah satu distrik yang terletak di…
Mengetahui cara menghilangkan cegukan dengan cepat adalah hal yang penting, terutama jika cegukan terus muncul…
“Kami telah menjalani verifikasi dari tim provinsi. Tahun ini Kabupaten Jayapura kembali mendapatkan pendampingan tim…
Dalam keterangannya, Dosen Kesehatan Masyarakat itu menjelaskan faktor-faktor yang berperan dalam menyumbangkan polusi laut ada…