Categories: METROPOLIS

Jangan Berikan Ruang Kepada Aliran Radikal

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas saat memberikan sambutan dalam acara tatap muka bersama tokoh agama di Hotel Sahid, Senin (8/4)( FOTO : Humas Polres)

JAYAPURA- tempat-tempat ibadah Muslim maupun Nasrani untuk menjaga Kamtibmas, selain itu pengurus masjid dan gereja harus menolak adanya kampanye pada tempat-tempat ibadah.

 Hal ini disampaikan Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas dalam acara tatap muka Kapolres Jayapura Kota dengan Ketua MUI Kota Jayapura dan pengurus Masjid Se Kota Jayapura di Hotel Sahid, dalam rangka menghadapi Pilpres 17 April 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk, Senin (8/4).

 Menurut Kapolres, sebelumnya pihaknya telah berkordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) agar tidak memberikan ruang kepada beberapa aliran radikal di Kota Jayapura. Hal ini dilakukan agar kerukunan beragama di Kota Jayapura dapat berjalan dengan baik dan aman.

Bahkan, jauh hari Kapolres telah mengingatkan kepada umat yang beragama Kristen untuk tidak  terpancing dengan oknum-oknum tertentu yang inggin mengganggu kestabilan atar umat beragama di Kota Jayapura.

 Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menanggapi beberapa isu tentang Rabu Putih, sebagaimana  isu itu dari luar Papua tentang adanya orang-orang tertentu yang akan melakukan salat subuh berjemaah dengan mengunakan baju jubah putih. 

 “Saya berharap kepada pengurus mesjid apa bila terdapat orang-orang tersebut dapat segera di laporkan kepada kami pihak kepolisian, sehingga kami dapat mengantisipasinya. Saya telah    memerintahkan anggota saya untuk melakukan salat subuh dengan mengunakan pakaian dinas pada setiap mesjid yang ada di Kota Jayapura sehingga bila terjadi sesuatu anggota tersebut dapat dengan cepat menangganinya,” ucap Kapolres.

Kapolres meminta agar pengurus masjid tanggap dan jeli melihat para jemaahnya yang menunaikan salat subuh, apabila melihat orang-orang baru atau orang yang tak di kenal atau mencurigakan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

 Sementara itu, Ketua MUI Kota Jayapura KH. Zulhan Makmun mengaku prihatin terhadap animo masyarakat menyambut Pesta demokrasi sangat kecil dan mencapai 50 persen. Sehingga itu, dirinya berharap kepada semua pengurus masjid untuk tidak golput.

“Apabila di masjid-masjid ada orang yang mengajak untuk memilih salah satu kandidat agar segera di laporkan kepada pihak Kepolisian, sehingga Kepolisian dapat menindaklanjutinya dan di proses sesuai dengan hukum yang berlaku dan seadil-adilnya,”  pungkasnya (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Kebakaran di Dok IX, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

  Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…

1 hour ago

Serapan APBD Baru 45 Persen, Pimpinan OPD Diwarning

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…

2 hours ago

OPD Kolektor Harus Kejar Target PAD Rp313 Miliar

  Rustan mengatakan, Pemkot Jayapura sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) PAD yang menghasilkan sejumlah…

3 hours ago

Papua Jaga Inflasi 3,5 Persen Jelang Natal dan Tahun Baru

   Penjabat Sekda Papua, Christian Sohilait mengatakan, pengendalian inflasi dilakukan secara rutin setiap pekan. Berdasarkan…

4 hours ago

Pemkot Buka Seleksi Tiga Jabatan Kepala OPD

   Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Kepala…

5 hours ago

Ditemukan dengan Kondisi Kurus Setelah 20 Hari Bertahan

Meski tak menceritakan secara detail bagaimana proses korban bisa melarikan diri atau diamankan dari pihak…

6 hours ago