Categories: METROPOLIS

Pembangunan Wilayah Perbatasan Jadi Prioritas

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura menegaskan kembali komitmennya untuk menjadikan pembangunan kawasan perbatasan sebagai prioritas utama dalam rencana kerja tahun-tahun mendatang.

Melalui Badan Pengelola Perbatasan, Pemkot menggelar pertemuan koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna menyusun rencana pengembangan infrastruktur berkelanjutan, khususnya di Distrik Muara Tami, yang menjadi wajah terdepan Indonesia di bagian timur yang berlangsung di Skouw Yambe, Kamis (6/11).

Pertemuan ini bertujuan untuk menyatukan data, program, serta arah kebijakan agar seluruh kegiatan pembangunan di kawasan perbatasan berjalan terarah, terukur, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menegaskan bahwa wilayah perbatasan memiliki posisi yang sangat strategis, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun geopolitik, sehingga pembangunan di kawasan tersebut tidak bisa dilakukan secara parsial.

“Kawasan perbatasan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Kita harus memberikan warna, memberikan sesuatu yang berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” ujar Rustan Saru.

“Program pemerintah harus menyentuh masyarakat secara langsung, terutama mereka yang tinggal di kampung-kampung sekitar perbatasan,” lanjutnya.

Pemkot Jayapura kini mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu fokus utama pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan. Pemerintah ingin memastikan masyarakat dapat memproduksi dan memasarkan hasil usaha mereka melalui pasar perbatasan yang akan dibuka secara berkala.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Penyelundupan Vanili dan Pakaian Bekas Senilai Rp1,5 Miliar Digagalkan

"Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan vanili kualitas super asal PNG sebanyak tujuh koli dengan total…

7 hours ago

Rumah Tenaga Medis hingga Jalan Jadi Aspirasi Warga Mamberamo Raya

Kepala Kampung Warembori, Steven Samber, meminta Pemerintah Provinsi Papua melanjutkan pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih…

8 hours ago

Komnas HAM: Itu Kejahatan Serius!

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menilai peristiwa tersebut sebagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia…

9 hours ago

Korban Hanyut Kali Uwe Capai 23 Orang yang Ditemukan

Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…

10 hours ago

Utamakan Kelompok Rentan, Berikan Trauma Healing Bagi Anak-anak

Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…

11 hours ago

Didemo Ratusan Jemaat, Pembangunan Dermaga Satrol Dihentikan

Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…

12 hours ago