

Asisten I Setda Kota Jayapura Evert Meraudje saat menyerahkan bantuan dari Pemkot Jayapura kepada para pelaku usaha orang asli Papua, Senin (6/5). (foto:Mboik Cepos)
JAYAPURA– Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Papua memberikan pelatihan ketrampilan finishing pembuatan tifa khas ‘Port Numbay’ dan aneka kue berbahan dasar sagu bagi 34 pelaku usaha Orang Asli Papua (OAP), Senin, (6/5).
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura Robert Awi, mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai upaya Pemkot Jayapura melalui pihaknya agar memiliki lebih banyak buah tangan atau ‘oleh-oleh’ khas Papua yang diproduksi oleh orang asli Papua yang selanjutnya disiapkan sebagai oleh oleh bagi para pengunjung yang mengunjungi kota Jayapura.
“Peserta pelatihan pembuatan kue berbahan dasar sagu sebanyak 20 orang dan finishing tifa 14 orang,” kata Robert Awi, Senin (6/5).
Menurutnya, pelatihan yang dilakukan pihaknya itu tidak terlepas dari keberadaan gedung Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kota Jayapura. Karena itu, semestinya setiap stan yang ada dalam gedung tersebut dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha setempat yang menjual ‘oleh-oleh khas Papua.
“Jadi kami berharap ke depan gedung Dekranasda Kota Jayapura dapat menjadi pusat oleh-oleh Port Numbay,” ujarnya.
Selanjutnya, Asisten I Setda Kota Jayapura, Evert Merauje mengatakan pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sumber daya manusia, tetapi juga meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Serta meningkatkan penghasilan guna memenuhi kebutuhan hidup dan pengembangan usaha yang dijalani pelaku usaha OAP.
Menurut Meraudje, pihaknya terus berupaya mengembangkan potensi sumber daya manusia pelaku usaha secara keseluruhan melalui pendidikan, pelatihan dan pendampingan yang selama ini dilakukan oleh dinas terkait.
“Kegiatan saat ini juga nyata perhatian pemerintah daerah setempat ketika seluruh warga Kota Jayapura,” ujarnya.
Dia menambahkan pihaknya berharap dengan adanya pelatihan tersebut akan berdampak positif bagi pelaku usaha itu sendiri sehingga mampu mandiri dan berhasil menghasilkan produk berkualitas dan dapat bersaing mengisi pangsa pasar yang tersedia untuk peningkatan pendapatan. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…