

Menko Polkam Djamari Chaniago didampingi Gubernur Papua, Matius D Fakhiri saat mengunjungi PYCH, Rabu (5/11). (foto:Elfira/Cepos)
Kunjungan Pemerintah Pusat ke Papua Jangan Sebatas Seremoni
JAYAPURA – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago melakukan kunjungan kerja ke Papua, Rabu (5/12). Dalam kunjungan kerjanya tersebut, ia menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam memastikan pembangunan di Papua.
Dimana pembangunan tidak hanya menyentuh infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan manusia-manusia unggul sebagai fondasi masa depan Papua. “Pemerintah hadir bukan sekadar membangun jalan dan jembatan, tetapi membangun masa depan anak-anak Papua sebagai generasi yang akan memimpin daerah ini dengan pengetahuan yang kuat,” katanya, saat mengunjungi PYCH sekaligus menyerahkan alat tulis kepada pelajar.
Ia juga mengapresiasi anak muda di Papua yang mau mengembangkan kreativitasnya, dan mau memajukan masyarakatnya. “Akan saya bawa cerita dari Papua kepada daerah lainnya yang ada di Indonesia, bahwa betapa hebatnya semangat anak muda untuk memajukan masyarakatnya,” ujarnya.
Ia pun meminta anak muda Papua untuk tidak berhenti berkreativitas. “Jangan lelah untuk berkreasi, sebab anak muda adalah tulang punggung negeri ini,” ungkapnya.
Sementara Ketua Lembaga Musyawarah Adat (LMA) Port Numbay, George Awi menyebut kunjungan Menko Polkam dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra ke Jayapura, menunjukan bahwa ada perhatian kepada Papua.
Namun ia berharap, kunjungan pemerintah pusat ke Papua jangan sebatas kunjungan seremoni belaka. Tetapi ada tindakan nyata yang konkret untuk masyarakat Papua.
“Kalau hanya kunjungan seperti ini kita rasa tidak punya manfaat, harus ada yang konkret,” tegasnya.
Aksi nyata yang dimaksudkan adalah ada program yang harus dibangun di Papua, sebab itulah yang diharapkan masyarakat saat ini. “Fiskal kita kan saat ini kecil, apalagi sudah pemekaran. Dengan kunjungan menteri dan Kabinda, kita harap ada perhatian khusus,” harapnya.
Page: 1 2
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan, pengamatan satelit menunjukkan penurunan luas dan ketebalan tutupan…
Proyeksi tersebut disampaikan Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin, berdasarkan analisis posisi…
Kasus terbaru adalah peristiwa dugaan anak mengakhiri hidup yang menimpa seorang siswa sekolah dasar di…
Pengamat politik, Fernando Emas, menilai kemunculan nama Sjafrie sebagai salah satu temuan paling mengejutkan dalam…
Karena uang tidak ditemukan, pemeriksaan berlanjut. Satu per satu siswa diminta maju ke depan kelas,…
Kementerian Kesehatan menilai penghentian terapi pada pasien penyakit kronis, khususnya gagal ginjal, berpotensi menimbulkan dampak…