Sementara Alfons Kami, Deputy Administrator Provinsi East Sepik, menyoroti bahwa ini adalah pertemuan BLOM kedua yang diselenggarakan di Wewak sejak tahun 2016. “Secara historis, Wewak merupakan pusat berakhirnya perang dunia kedua, sehingga menjadikannya tempat yang cocok untuk pelaksanaan BLOM,” ujar Alfons Kami.
Ia pun menegaskan agar delegasi kedua negara bebas menyampaikan agenda secara terbuka dan transparan, serta menekankan pentingnya pengembangan kerja sama seperti Sister Province antara Provinsi East Sepik dan Provinsi Papua.
Sebelumnya, Suzana menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua, akan mendorong implementasi Memorandum of Understanding (MoU) lintas batas darat antara Indonesia-Papua Nugini atau Jayapura-Vanimo (PP).
“Dalam pertemuan tersebut, yang paling utama adalah kita mendorong untuk segera diimplementasikan MoU lintas batas darat antara Indonesia-Papua Nugini, atau Jayapura-Vanimo (PP),” kata Suzana. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…
Dari kerusuhan ini, sebanyak 14 orang telah diamankan di Polres Jayapura untuk menjalani pemeriksaan dan…
Menurut Denis, tindakan penegakan hukum itu dilakukan sebagai respons atas serangkaian gangguan keamanan di jalur…
Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP menyatakan kondisi seperti ini memang sangat merugikan dan…
Insiden ini menarik perhatian luas setelah proses penemuan korban disiarkan secara langsung melalui media sosial…
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke kembali memberikan sanksi tegas kepada guru yang kedapatan tidak…