Sementara Alfons Kami, Deputy Administrator Provinsi East Sepik, menyoroti bahwa ini adalah pertemuan BLOM kedua yang diselenggarakan di Wewak sejak tahun 2016. “Secara historis, Wewak merupakan pusat berakhirnya perang dunia kedua, sehingga menjadikannya tempat yang cocok untuk pelaksanaan BLOM,” ujar Alfons Kami.
Ia pun menegaskan agar delegasi kedua negara bebas menyampaikan agenda secara terbuka dan transparan, serta menekankan pentingnya pengembangan kerja sama seperti Sister Province antara Provinsi East Sepik dan Provinsi Papua.
Sebelumnya, Suzana menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua, akan mendorong implementasi Memorandum of Understanding (MoU) lintas batas darat antara Indonesia-Papua Nugini atau Jayapura-Vanimo (PP).
“Dalam pertemuan tersebut, yang paling utama adalah kita mendorong untuk segera diimplementasikan MoU lintas batas darat antara Indonesia-Papua Nugini, atau Jayapura-Vanimo (PP),” kata Suzana. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Abisai juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda pasca Musyawarah Daerah (Musda). Ia…
Menurut Evert, buku cerita rakyat tersebut akan menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa…
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua menggelar sosialisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) serta Pencegahan,…
–Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus)…
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026, dibuka secara…
Bupati Keerom, Piter Gusbager menyalurkan Dana Desa tahap I dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan…