

Plt Sekda Kota Jayapura, Muchlis Karim saat turun langsung memeriksa KTP warga dalam kegiatan Operasi Yustisi di kawasan PTC Entrop, Selasa (4/11). (foto:Takim/Cepos)
Operasi Yustisi, Pemkot Libatkan Tim Gabungan
JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura terus memperkuat penegakan administrasi kependudukan melalui Operasi Yustisi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) yang digelar di kawasan PTC Entrop, Selasa (4/11).
Operasi Dipimpin oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru bersama tim gabungan diantaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kepolisian, Satuan Lalu Lintas, Polisi Militer AL (POMAL), Polisi Militer AD (Pomdam), Kejaksaan, dan Pengadilan Negeri Jayapura.
Dalam operasi itu, petugas menyasar pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas untuk memeriksa kepemilikan dan keabsahan KTP Elektronik. Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Jayapura Nomor 8 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.
“Operasi ini dilaksanakan untuk memastikan regulasi Perda Nomor 8 Tahun 2022 berjalan dengan baik. Kota Jayapura ini merupakan kota jasa dan pendidikan, sehingga banyak pendatang dari luar daerah. Karena itu, kami perlu menertibkan administrasi kependudukan agar tertata dengan baik,” ujar Rustan Saru.
Kata Rustan Saru, warga yang kedapatan tidak membawa atau belum memiliki KTP langsung diarahkan ke meja petugas untuk diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
Dalam operasi tersebut, disiapkan pula meja petugas lengkap mulai dari penyidik PNS, pihak kejaksaan, hingga pengadilan untuk menangani setiap pelanggaran. “Kami tekankan agar seluruh petugas bekerja secara persuasif, sabar, dan ramah. Tujuannya bukan semata menindak, tapi juga mengedukasi masyarakat agar sadar pentingnya memiliki dan membawa identitas diri,” lanjutnya.
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…