

Dua pengendara motor saat diberhentikan dan diamankan karena mengambil paket ganja di sekitar Pasar Slow yang memang sudah diintai petugas, Rabu (4/10) di Skouw. (FOTO/Humas)
JAYAPURA – Aktifitas penyelundupan narkoba di wilayah perbatasan nampaknya kian marak. Belum 1 x 24 jam aparat gabungan mengamankan 2 pria, karena membawa narkotika jenis ganja di batas negara, Rabu kemarin, (4/10) petugas kembali mengamankan 2 orang lantaran mengambil ganja yang diletakkan di sekitar Pasar Batas Skouw Kampung Mosso Distrik Muara Tami.
Ini seperti yang diungkapkan Kapolsubsektor Skouw Ipda Alexander Yarisetouw kepada wartawan. Ipda Alex menerangkan, Rabu sore tepatnya sekitar Pukul 18.40 WIT, personel gabungan TNI-Polri dan Bea Cukai di Skouw perbatasan RI-PNG kembali mengamankan dua orang dengan kasus yang sama yakni ganja.
Dua orang yang diamankan yakni seorang pria berinisial YM (29) dan perempuan berinisial EH (22). Keduanya diamankan petugas beberapa saat usai mengambil paketan ganja yang ditaruh di sekitar Pasar Skouw. Barang haram ini dikemas dalam plastik warna putih,” ungkap Ipda Alex, Kamis (5/10).
Lebih lanjut kata Ipda Alex, berawal saat personelnya Brigpol Bagus yang mendapatkan informasi bahwa masyarakat menemukan 1 kantong plastik warna putih di pinggir jalan perbatasan yang berisikan narkotika jenis ganja.
“Merespon informasi tersebut, personel kami langsung menghubungi anggota yang bertugas di Pos Kout Satgas Pamtas Yonif 122/TS dan personel Bea Cukai untuk sama-sama lakukan pengintaian siapa yang akan mengambil barang haram tersebut,” ujarnya.
Paketan tersebut kemudian diambil oleh kedua terduga pelaku yang langsung dikejar oleh aparat yang mengintai dan berhasil diberhentikan. “Dari tangan keduanya, didapati sebanyak 18 plastik bening ukuran sedang berisikan daun ganja kering dan 3 plastik bening ukuran kecil dengan berisikan ganja,” jelas Alex.
Keduanya bersama barang bukti dan motor yang digunakan langsung diamankan ke Mapolsek Muara Tami untuk selanjutnya diserahkan ke satuan Resnakoba Polresta Jayapura Kota untuk diambil langkah-langkah Kepolisian selanjutnya terhadap peristiwa tersebut.
“Sudah kami serahkan ke Polresta,” tutup Alex. (ade/tri)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…