Atas permintaan itu, kemudian dirinya mengaku mencoba meskipun melalui tahapan dan mekanisme yang dilalui sejauh ini cukup berat dirasakan. Hingga pada akhirnya melalui keputusan MK partai-partai non seat kemudian bisa mengusulkan, sehingga itu menjadi pintu masuk baginya untuk bisa maju dalam bursa pencalonan pemilihan walikota Jayapura tahun ini.
“Karena itu, Prioritas kami ke depan bagaimana bisa menyelesaikan permasalahan yang ada tadi. Masalah banjir kemudian masalah ekonomi terutama ekonomi kreatif,” ujarnya.
Dia juga mempunyai keinginan besar mendorong digitalisasi UMKM di Kota Jayapura dengan dimasukkan dalam start up, untuk membantu promosi, pemasaran, melalui sistem start up yang dibangun oleh pemerintah. Tentu seiring sejalan dengan perkembangan teknologi, sehingga orang juga sudah bisa belanja online.
“Sebagian sudah jalan tetapi masih banyak yang belum, karena itu menjadi salah satu program kerja yang akan kita dorong, untuk pengembangan ekonomi ke depan,”pungkasnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…
Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…
Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…
Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…