Atas permintaan itu, kemudian dirinya mengaku mencoba meskipun melalui tahapan dan mekanisme yang dilalui sejauh ini cukup berat dirasakan. Hingga pada akhirnya melalui keputusan MK partai-partai non seat kemudian bisa mengusulkan, sehingga itu menjadi pintu masuk baginya untuk bisa maju dalam bursa pencalonan pemilihan walikota Jayapura tahun ini.
“Karena itu, Prioritas kami ke depan bagaimana bisa menyelesaikan permasalahan yang ada tadi. Masalah banjir kemudian masalah ekonomi terutama ekonomi kreatif,” ujarnya.
Dia juga mempunyai keinginan besar mendorong digitalisasi UMKM di Kota Jayapura dengan dimasukkan dalam start up, untuk membantu promosi, pemasaran, melalui sistem start up yang dibangun oleh pemerintah. Tentu seiring sejalan dengan perkembangan teknologi, sehingga orang juga sudah bisa belanja online.
“Sebagian sudah jalan tetapi masih banyak yang belum, karena itu menjadi salah satu program kerja yang akan kita dorong, untuk pengembangan ekonomi ke depan,”pungkasnya. (roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penemuan tersebut berlokasi di antara jalan Swakarsa dan Kampung Yuwanain, Kabupaten Keerom. Dari hasil penyelidikan…
Salah satu pedagang komoditas pertanian sekaligus pemilik kios sembako, Sumarni, mengatakan kenaikan harga mulai terjadi…
Dari pihak TNI menyatakan upaya penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata di kawasan Tembagapura, Kabupaten Mimika…
Sejumlah pihak menyebut kondisi ini terjadi karena adanya dinamika perubahan sosial, politik, ekonomi, dan tata…
Ia berharap penyaluran bantuan dapat benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat yang berhak menerima. Data penerima…
Menurutnya, kegiatan tersebut masih dalam tahap persiapan oleh panitia. Selain ibadah syukur, rencananya juga akan…