

Kajari Jayapura Alex Sinuraya ketika memimpin pemusnahan barang kedaluwarsa di halaman Kantor Kejari Jayapura, Senin (5/9) ( FOTO: Kejari For Cepos)
JAYAPURA-Kejaksaan Negeri Jayapura memusnahkan barang bukti yang berasal 69 perkara Narkotika dengan jenis barang bukti berupa shabu dan ganja, serta 25 perkara pidana lainnya berupa pakaian, alat tajam, batu, kaca, kayu, besi, panah, dan busur.
Pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Kajari Jayapura Alex Sinuraya bersama Kepala Seksi Tindak Pidana umum Kejari Jayapura Dani Rumaikewi,SH, Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang rampasan Kejari Jayapura Hasrul,SH dan fungsional lainnya yang dilaksanakan di halaman Kantor Kejari Jayapura pada Senin (5/9) sore.
“Kejari Jayapura telah dilakukan pemusnahan barang bukti/barang rampasan perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap,” ungkap Alex kepada Cenderawasih Pos.
Ia menambahkan pemusnahan barang bukti berupa panah, parang, dan tombak serta barang bukti perkara pidana lainnya dan narkotika jenis ganja dimusnahkan dengan cara dihancurkan dan dibakar sehingga tidak dapat dipergunakan lagi.
“Untuk barang bukti Narkotika dan Psikotropika berupa sabu-sabu dimusnahkan dengan cara dicampur air sabun dan diblender kemudian dibuang sehingga tidak dapat dipergunakan lagi,” tambahnya.
“Pemusnahan barang bukti ini untuk menghindari adanya penumpukan barang bukti yang ada di ruang barang bukti Kejaksaan Negeri Jayapura. Kedepannya pemusnahan barang bukti yang telah berkuatan hukum tetap akan dilakukan secara rutin untuk mencegah adanya penyalahgunaan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap di lingkungan Kejaksaan Negeri Jayapura,” pungkasnya.(gin/tri)
Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…
Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…
Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…
al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…
Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…