Categories: METROPOLIS

Di Kampung Engros Angka Kelahiran Terus Menurun

Tampak Kampung Engros dari ketinggian, Selasa (6/8). Di Kampung ini angka kelahiran menurun derastis.   ( FOTO : Noel/Cepos)

JAYAPURA – Kepala Kampung Engros,  Orgenes Meraudje  mengatakan masyarakat Kampung Egros Kota Port Numbay, terus saja mengalami pengurangan jumlah ibu hamil. Hal ini dikawatirkan akibat dari logam berat yang terkandung dalam hewan laut diwilayah itu, yang diakibatkan dari pembuangan sampah dan limbah ciar dari beberapa aliran air.

“Memang benar di Kampung Engros angka kelahiran semakin berkurang, air di kampung ini sudah mengandung logam berat sehingga kita lihat untuk kelahiran bagi masyarakat Engros sangat kurang sekali,” kata Kepala Kampung Engros,  Orgenes Meraudje di Jayapura, Selasa, (6/8).

Kata banyaknya ibu-ibu di Kampung itu menurutnya saat ini tidak ada satupun melihat masyarakat yang hamil. “Ini kenapa, apa sebap? kami juga bertanya, ini kok anak – anak muda juga baru -baru kawin macam tidak hamil juga,” katanya kuatir.

Ia yang mengku masih bingung dan belum tau pasti penyebap kepastian berkuranya kemahilan di lingkungan masyarakat Egros.

“Kita akan kaji ini, apa sampai penyebab kepastian kehamilan berkurang,” katanya.

Ia mengaku dimasanya waktu muda proses kehamilan  hingga kelahiran sangat banyak dan pertumbuhan penduduk baik.

“Saya punya Bapa dan Mama lahirkan kami 11 anak, saya hanya melahirkan  tiga saja, apa lagi anak-anak saya mungkin tidak ada k apa?,”Ungkapnya kawatir.

Sementara soal adat kata dia, tidak ada pengaruh, namun ia merasa di Kampung Enggros ada yang salah dengan lingkungan perairan di Kampung itu sebagai akibat dari limbah cair dan padat di dari Kali Acai yang dibuang warga Kota Jayapura seenaknya tanpa memikirkan dampak.

“Kami punya Kebiasaan ada perkawinan tunggu dan makin hilang karena sekarang ada perkawinan tinta jadi ada kawin keluar jadi sekarang tinta yang banyak, tapi tidak ada larangan untuk punya anak dalam jumlah banyak jadi budaya tidak ada masalah,” katanya, (oel/gin).

newsportal

Recent Posts

Tiap Kampung Adat Punya Ciri Khas, Tidak Bisa Dijual Sembarangan

Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…

4 hours ago

Kantor Dipalang, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Pribadi

Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…

6 hours ago

Berharap Ada Anak Selatan Papua Masuk Pembinaan Timnas Futsal

Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…

7 hours ago

BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…

8 hours ago

KONI Audiens denan Gubernur Papsel Bahas Persiapan Pra-PON

Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…

9 hours ago

Respon Cepost Polres Jayapura Bongkar Pemalangan

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…

10 hours ago